internasional

Habis Sudah! Satu-satunya Dokter Bedah Tulang di Gaza Utara Tewas Ditembak Israel

Sabtu, 14 Desember 2024 | 11:50 WIB
RS Kamal Adwan di Gaza Utara, tempat dimana dr Sayeed Joudeh bekerja (Getty Images)

KLIK SAJA - Seorang dokter yang diyakini sebagai ahli bedah tulang terakhir yang tersisa di Gaza utara telah tewas oleh tembakan tank Israel, menurut pejabat Palestina.

Ialah Dr Sayeed Joudeh, satu-satunya dokter ahli bedah tulang yang masih aktif di Gaza Utara meninggal pada hari Kamis (12/12/2024) saat ia sedang dalam perjalanan menuju tempat kerja.

Dia adalah seorang dokter bedah di rumah sakit Kamal Adwan dan al-Awda di Gaza utara.

Baca Juga: Israel Telah Membantai Ratusan Jurnalis Selama Perang Gaza Berlangsung

Militer Israel mengatakan tidak mengetahui insiden tersebut, tetapi sedang menyelidikinya.

Sang dokter sebenarnya sudah purna tugas, namun seiring meningkatnya intensitas jumlah korban perang Gaza, ia kembali aktif menangani pasien.

Bulan lalu, saat berbicara pada konferensi pers di Rumah Sakit Kamal Adwan, ia mengangkat plakat bertuliskan "Selamatkan KAMI".

Ia dalam perjalanan ke Rumah Sakit al-Awda untuk mengevaluasi seorang pasien, namun tiba-tiba salah satu tank menembaki dia secara langsung, menurut keterangan direktur Rumah Sakit Kamal Adwan.

Tetapi beberapa saksi mata mengatakan Dr Joudeh ditembak oleh pesawat tak berawak.

Israel tidak mengizinkan jurnalis asing mengakses Gaza tanpa batas, jadi teramat sulit untuk memastikan penyebab kematiannya.

Pihak PBB sangat menyayangkan hal ini, karena wilayah Gaza Utara kini harus krisis tenaga medis termasuk ahli bedah tulang.

Baca Juga: Israel Serang Truk Bantuan PBB di Gaza, Tewaskan 12 Petugas UNRWA

Bahkan pihak UNRWA, badan PBB yang menangani pengungsi Palestina, berujar bahwa rumah sakit di Gaza Utara sudah tak layak lagi dikatakan sebagai ‘rumah sakit’.

Selama lebih dari dua bulan, sebagian besar wilayah Gaza Utara berada di bawah pengepungan dan pemboman Israel.

Halaman:

Tags

Terkini