internasional

AS Beri Ijin Ukraina Pakai Rudal Jarak Jauh Untuk Pukul Balik Rusia, Perang Dunia III Dimulai?

Senin, 18 November 2024 | 07:56 WIB
Presiden Ukraina Zelensky saat bertemu Presiden AS Joe Biden (EPA)

KLIK SAJA - Presiden AS Joe Biden telah memberikan lampu hijau bagi Ukraina untuk menggunakan rudal jarak jauh yang dipasok oleh AS untuk menyerang Rusia.

Seorang pejabat AS telah mengonfirmasikan langkah tersebut, sebuah perubahan besar dalam kebijakan AS

Selama berbulan-bulan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mendesak agar pembatasan rudal, yang dikenal sebagai Rudal ATACMS untuk dicabut.

Baca Juga: Benjamin Netanyahu Dituduh Lamban Dalam Hadapi Serangan Hamas Oleh Publik Israel

Sehingga memungkinkan Ukraina menyerang di luar perbatasannya sendiri.

Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya telah memperingatkan negara-negara Barat terhadap langkah tersebut, dengan mengatakan bahwa hal itu akan mewakili "partisipasi langsung" aliansi militer NATO dalam perang Ukraina.

Pada dasarnya, pemerintahan Biden memberi tahu Ukraina bahwa mereka akan mendukung upaya Ukraina untuk mempertahankan sebagian kecil wilayah Rusia yang saat ini didudukinya

Hingga nantinya akan digunakan sebagai alat tawar-menawar yang kuat untuk setiap kemungkinan negosiasi di masa mendatang.

Dilansir dari BBC, menerangkan bahwa Persetujuan Biden terhadap penggunaan Rudal ATACMS oleh Ukraina datang sebagai respons terhadap keputusan Rusia yang mengizinkan tentara Korea Utara bertempur di Ukraina.

Ukraina sebelumnya memperkirakan ada 11.000 tentara Korea Utara di Kursk.

Baca Juga: Human Rights Watch: Militer Telah Israel Melakukan Kejahatan Perang di Gaza

Ada konsekuensi lain yang tidak kalah pentingnya, keputusan Presiden Biden akhirnya akan memungkinkan Inggris dan Prancis untuk memberikan izin kepada Ukraina untuk menggunakan rudal jarak jauh Storm Shadow di dalam wilayah Rusia.

Rudal ATACMS dapat mencapai jarak hingga 300 km (186 mil) dan sulit dicegat karena kecepatannya yang tinggi.

Bulan lalu, Zelensky mengonfirmasi bahwa Ukraina telah menggunakan rudal jarak jauh yang dipasok AS untuk pertama kalinya guna menyerang sasaran Rusia di timur negara itu.

Halaman:

Tags

Terkini