Sekali Lagi! Israel Tewaskan Ilmuwan Nuklir Iran dalam Serangan Udara

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Selasa, 24 Juni 2025 | 23:35 WIB
Lokasi serangan Israel di Gilan, Iran (BBC)
Lokasi serangan Israel di Gilan, Iran (BBC)

KLIK SAJA - Seorang ilmuwan nuklir senior termasuk di antara sembilan orang yang tewas dalam serangan udara Israel semalam di Iran utara, menurut pejabat Iran dan televisi pemerintah, hanya beberapa jam sebelum gencatan senjata selama 11 hari konflik dinyatakan berlaku.

Televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa ilmuwan tersebut, Mohammad Reza Seddiqi Saber, tewas di rumah orang tuanya di Astaneh-ye Ashrafiyeh, Provinsi Gilan.

Wakil gubernur Gilan menyatakan bahwa empat apartemen hancur akibat ledakan di sebuah gedung hunian pada pemukiman padat.

Sementara itu, pemerintah Israel menyebut pihak militernya telah "mengeliminasi satu lagi ilmuwan nuklir senior" dalam beberapa hari terakhir, meski tidak mengungkap identitasnya.

Klaim tersebut disampaikan dalam pernyataan yang juga mengonfirmasi bahwa kabinet keamanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah menyetujui usulan gencatan senjata Presiden AS Donald Trump dengan Iran.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengatakan negaranya akan menghormati gencatan senjata selama Israel juga melakukannya.

Trump mengumumkan gencatan senjata itu pada Senin malam, dan pada Selasa menyatakan bahwa gencatan tersebut telah berlaku, sembari memperingatkan kedua belah pihak untuk tidak melanggarnya.

Namun, Trump kemudian mengkritik kedua negara setelah militer Israel menyatakan telah menembak jatuh sejumlah rudal Iran yang masuk ke wilayahnya, dan akan melancarkan serangan udara lanjutan ke Teheran sebagai balasan.

Pada 13 Juni, Israel meluncurkan kampanye udara terhadap Iran dengan dalih untuk menyingkirkan apa yang mereka sebut sebagai "ancaman eksistensial" dari program nuklir dan rudal balistik Iran.

Kementerian Kesehatan Iran melaporkan bahwa serangan Israel telah menewaskan 610 orang sejauh ini, meskipun satu kelompok hak asasi manusia menyebut angka kematian telah mencapai 974 orang.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan rudal ke arah Israel, menewaskan 28 orang menurut otoritas Israel.

Perdana Menteri Israel menyatakan bahwa pasukannya telah menyerang "target-target rezim" dan menewaskan "ratusan" anggota pasukan keamanan Iran dan Pasukan Perlawanan Basij.

Menteri Kesehatan Iran, Mohammad Reza Zafarqandi, mengatakan pada Selasa sore bahwa serangan Israel dalam 24 jam terakhir telah menewaskan 107 orang dan melukai 1.300 lainnya.

Wakil gubernur jenderal Gilan, Ali Bagheri, menyebutkan bahwa sembilan orang tewas dan 33 lainnya terluka dalam apa yang ia sebut sebagai "serangan teroris" terhadap gedung hunian di Astaneh-ye Ashrafiyeh, menurut laporan media Iran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X