KLIK SAJA - Meningkatnya populasi Muslim di Britania Raya dalam beberapa dekade terakhir membawa dampak signifikan terhadap kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi negara tersebut.
Namun, di balik dinamika positif yang muncul, terdapat bayang-bayang kebencian yang juga kian menguat: Islamofobia.
Dewan Muslim Inggris atau Muslim Council of Britain (MCB) menyampaikan keprihatinan serius atas lonjakan tajam kasus kejahatan bermotif kebencian terhadap umat Islam sepanjang tahun terakhir.
Dalam pernyataan resminya, MCB menyoroti data mencemaskan yang dirilis kepolisian setempat.
Di wilayah Greater Manchester, misalnya, kasus Islamofobia meningkat dari rata-rata 39 kasus per bulan menjadi 85 kasus pada bulan Agustus 2024.
Sementara itu, di wilayah West Yorkshire, pelanggaran serupa melonjak dari 39 menjadi 94 kasus per bulan. Lonjakan ini menunjukkan adanya pola yang mengkhawatirkan dan bukan sekadar insiden sporadis.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa banyak kota kecil dan wilayah sepi di Inggris justru mengalami pertumbuhan ekonomi dan kehidupan sosial yang lebih dinamis berkat kehadiran komunitas Muslim.
Namun, keberhasilan ini tidak selalu disambut baik, terutama oleh kelompok sayap kanan ultra-konservatif yang memusuhi kehadiran imigran dan keberagaman budaya.
MCB menegaskan bahwa lonjakan ini mencerminkan pengabaian sistemik terhadap Islamofobia sebagai bentuk rasisme yang sah.
Sekretaris Jenderal MCB, Zara Mohammed, menyebutkan bahwa kasus-kasus ini "mengejutkan dan sangat menyedihkan", dan memberikan dampak nyata terhadap kehidupan umat Muslim serta kohesi sosial secara keseluruhan.
Ia juga menyayangkan bahwa meskipun pemerintah sempat memperkenalkan Rencana Aksi Kejahatan Kebencian, namun pendekatan tersebut belum cukup menyeluruh dalam menangani Islamofobia.
MCB mendesak adanya kebijakan lintas kementerian, bukan hanya sekadar upaya parsial, untuk benar-benar menanggulangi akar masalah ini.
Selain itu, MCB meminta pemerintah untuk memperkuat undang-undang kejahatan kebencian yang ada, merancang strategi khusus untuk mengatasi Islamofobia, serta mengalokasikan sumber daya bagi dukungan korban dan pencegahan kejahatan serupa di masa depan.
Menurut MCB, kolaborasi lintas sektor dan investasi dalam pendidikan inklusif sangat penting untuk membangun pemahaman lintas komunitas, sekaligus memastikan keadilan dan rasa aman bagi seluruh umat Muslim di Inggris.***