PBB: Stok Makanan di Gaza Sudah Habis, Israel Memblokir Bantuan Selama 7 Minggu

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Sabtu, 26 April 2025 | 04:58 WIB
Kondisi anak-anak Gaza yang kekurangan gizi (NPR)
Kondisi anak-anak Gaza yang kekurangan gizi (NPR)

 

KLIK SAJA - The UN World Food Programme Program (WFP) atau Program Pangan Dunia PBB mengatakan telah menghabiskan semua stok makanan di Gaza.

Hal ini dikarenakan Militer Israel telah memblokir pengiriman bantuan kemanusiaan selama tujuh minggu.

"Hari ini, WFP mengirimkan stok makanan terakhirnya ke dapur umum," demikian peringatannya. "Dapur-dapur ini diperkirakan akan kehabisan makanan dalam beberapa hari mendatang."

Israel menghentikan bantuan pada tanggal 2 Maret dan melanjutkan ofensifnya dua minggu kemudian setelah gagalnya gencatan senjata selama dua bulan, dengan mengatakan bahwa pihaknya memberikan tekanan pada Hamas untuk membebaskan sandera yang tersisa.

PBB mengatakan Israel berkewajiban berdasarkan hukum internasional untuk memastikan pasokan bagi 2,1 juta warga Palestina di Gaza.

Israel berdalih mengatakan mereka mematuhi hukum internasional dan tidak ada kekurangan bantuan.

Pada akhir Maret, seluruh 25 toko roti yang didukung WFP di Gaza terpaksa tutup setelah tepung terigu dan bahan bakar untuk memasak habis.

Baca Juga: Tentara Zionis Israel Akui Bunuh Pekerja PBB di Gaza

Paket makanan yang didistribusikan ke keluarga berisi jatah makanan untuk dua minggu juga habis.

Menurut PBB, kasus gizi buruk juga memburuk dengan cepat.

Minggu lalu, salah satu mitra kemanusiaannya memeriksa 1.300 anak di Gaza utara dan mengidentifikasi lebih dari 80 kasus gizi buruk akut - peningkatan dua kali lipat dari minggu-minggu sebelumnya.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan juga ada kekurangan parah obat-obatan, pasokan medis dan peralatan untuk rumah sakit yang kewalahan menangani korban akibat pemboman Israel, dan kekurangan bahan bakar menghambat produksi dan distribusi air.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan "momen yang mengerikan dan suram" telah terjadi di Gaza.

WFP mengatakan blokade Israel saat ini – penutupan terlama yang pernah dialami Gaza – telah memperburuk pasar dan sistem pangan yang sudah rapuh.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC, Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X