Paus Fransiskus Minta Didoakan Umat Katolik, Kesehatannya Makin Kritis dan Memburuk

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 24 Februari 2025 | 03:12 WIB
ilustrasi umat Katolik bersimpati pada kondisi kesehatan Paus Fransiskus (Brights pot)
ilustrasi umat Katolik bersimpati pada kondisi kesehatan Paus Fransiskus (Brights pot)

KLIK SAJA - Paus Fransiskus telah meminta umat Katolik untuk mendoakannya, saat ia terus menerima perawatan di rumah sakit karena pneumonia ganda.

Paus tidak dapat menyampaikan doa Angelus tradisional secara langsung untuk hari Minggu kedua berturut-turut.

Hal ini tentunya menimbulkan simpati dari para umat Katolik seluruh dunia.

Namun dalam pesan yang ditulisnya beberapa hari terakhir, ia mengatakan bahwa ia "dengan percaya diri melanjutkan" rawat inapnya di Rumah Sakit Gemelli Roma dan "menjalani perawatan yang diperlukan".

Baca Juga: Kondisi Paus Fransiskus Semakin Kritis, Diduga Alami Pneumonia Asma Akut

Pesan itu muncul setelah Vatikan merilis kondisi Pau Fransiskus semakin kritis akibat pneumonia paru-paru dan masalah ginjal.

Dalam pesannya yang dirilis pada hari Minggu (23/2), Paus mengucapkan terima kasih kepada para dokter dan petugas kesehatan di rumah sakit, serta para simpatisan yang mengirimkan pesan.

Paus Fransiskus masih dalam kondisi "kritis", tetapi "tidak menunjukkan gejala gangguan pernapasan lebih lanjut", kata Vatikan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.

Ia masih menerima terapi oksigen aliran tinggi dan telah menjalani transfusi darah.

Tes darah juga menunjukkan bahwa ia mengalami "insufisiensi ginjal ringan" - masalah ginjal - yang "saat ini terkendali", kata pernyataan itu.

Vatikan mengatakan dia "tetap waspada dan berorientasi dengan baik".

Paus  mulai dirawat di RS Gemelli Roma pada tanggal 14 Februari 2025 setelah mengalami kesulitan bernapas selama beberapa hari, di mana ia pertama kali dirawat karena bronkitis sebelum didiagnosis menderita pneumonia di kedua paru-paru.

Pada hari Minggu, ia juga didiagnosa trombositopenia - suatu kondisi yang terjadi ketika jumlah trombosit dalam darah terlalu rendah - stabil, kata pernyataan itu.

Pada pagi hari, Paus "berpartisipasi dalam Misa Kudus, bersama dengan mereka yang merawatnya selama hari-hari ini", lanjut pernyataan itu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC

Tags

Rekomendasi

Terkini

X