KLIK SAJA – Bukan isapan jempol semata, Donald Trump ternyata serius akan ucapannya untuk mengganti penamaan Teluk Meksiko di Karibia menjadi Teluk Amerika.
Dilaporkan Google Maps telah mengubah nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika bagi orang-orang yang menggunakan aplikasi tersebut di Amerika Serikat.
Menjelaskan langkah tersebut, Google mengatakan pihaknya membuat perubahan tersebut sebagai bagian dari "praktik lama" untuk mengikuti perubahan nama ketika diperbarui oleh sumber resmi pemerintah.
Baca Juga: Cawe-Cawe Elon Musk Dalam Pemerintahan Trump, Apa Sih Maunya?
Dikatakan bahwa Teluk - yang berbatasan dengan AS, Kuba, dan Meksiko - tidak akan diubah bagi orang yang menggunakan aplikasi di Meksiko, dan pengguna di tempat lain di dunia akan melihat label: "Teluk Meksiko (Teluk Amerika)".
Hal ini terjadi setelah Presiden Donald Trump memerintahkan perairan tersebut untuk diganti namanya dalam dokumen pemerintah AS setelah ia kembali menjabat bulan lalu.
Meksiko mengecam langkah tersebut, dengan alasan bahwa AS tidak memiliki hak hukum untuk mengubah nama Teluk.
Perubahan tersebut dilakukan oleh Google pada hari Senin (10/2) setelah Sistem Informasi Nama Geografis, basis data pemerintah AS yang dikelola oleh Departemen Dalam Negeri, mencantumkan pembaruan pada nama Teluk.
Daftar itu berbunyi : "Teluk Amerika, sebelumnya dikenal sebagai Teluk Meksiko, dengan kedalaman rata-rata 5.300 kaki adalah perairan utama yang berbatasan dan hampir terkurung daratan oleh Amerika Utara dengan pantai timur, utara, dan barat laut Teluk di AS dan pantai barat daya dan selatannya di Meksiko."
Dikatakannya, perubahan tersebut dilakukan sesuai dengan perintah eksekutif Trump untuk "mengembalikan nama-nama yang menghormati Kebesaran Amerika".
Baca Juga: Benjamin Netanyahu Hadiahkan Pager Emas ke Donald Trump, Simbol Ingin Hancurkan Hizbullah
Setelah penandatanganan perintah tersebut, Presiden Trump menetapkan tanggal 9 Februari sebagai "Hari Teluk Amerika".
"Saya menyerukan kepada pejabat publik dan seluruh rakyat Amerika Serikat untuk memperingati hari ini dengan program, upacara, dan kegiatan yang tepat," ungkap pejabat Gedung Putih.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum telah meminta Google untuk mempertimbangkan kembali keputusannya untuk mengganti nama Teluk Meksiko.