Kontroversial! Donald Trump Perintahkan AS Keluar Dari WHO, Kesehatan Dunia Bakal Terancam

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Selasa, 21 Januari 2025 | 10:03 WIB
Presiden AS, Donald Trump saat tandatangani perintah eksekutif agar AS keluar dari WHO (money control)
Presiden AS, Donald Trump saat tandatangani perintah eksekutif agar AS keluar dari WHO (money control)

KLIK SAJA – Baru sehari menjabat sebagai sebagai Presiden Amerika Serikat, Donald Trump langsung tancap gas membuat kebijakan kontroversial, yaitu inginkan AS keluar dari keanggotaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Presiden AS Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk memulai proses penarikan AS dari WHO.

"Ini adalah tindakan besar," ungkap presiden AS yang baru dilantik itu saat menyetujui dokumen tersebut setelah tiba kembali di Gedung Putih.

Baca Juga: Penampilan Busana Ibu Negara AS Melania Menarik Perhatian Saat Pelantikan Presiden Donald Trump

Kebijakan perintah eksekutif tersebut adalah satu dari lusinan tindakan eksekutif yang ditandatanganinya pada hari pertama menjabat.

Ini menandai kedua kalinya Trump memerintahkan AS menarik diri dari WHO.

Trump bersikap kritis terhadap cara badan internasional tersebut menangani Covid-19 dan memulai proses penarikan diri dari lembaga yang berpusat di Jenewa tersebut selama pandemi. Presiden Joe Biden kemudian membatalkan keputusan tersebut.

Melaksanakan tindakan eksekutif ini pada hari pertama akan meningkatkan kemungkinan AS akan secara resmi meninggalkan badan global tersebut.

"Mereka sangat ingin kita kembali, jadi kita lihat saja apa yang terjadi," kata Trump di Ruang Oval, merujuk pada WHO, mungkin mengisyaratkan AS mungkin akan kembali pada akhirnya.

Perintah tersebut menyatakan bahwa AS menarik diri disebabkan oleh kesalahan penanganan organisasi tersebut terhadap pandemi Covid-19 yang muncul dari Wuhan, Tiongkok, dan krisis kesehatan global lainnya.

Baca Juga: Memalukan! Calon Menhan AS Kabinet Trump Tak Mampu Sebutkan Satu Pun Nama Negara di ASEAN

Kemudian juga AS menilai WHO gagal dalam mengadopsi reformasi yang sangat dibutuhkan, dan ketidakmampuannya dalam menunjukkan independensi dari pengaruh politik yang tidak pantas dari negara-negara anggotanya.

Perintah eksekutif itu juga mengatakan penarikan itu merupakan hasil dari "pembayaran yang tidak adil dan memberatkan" yang dilakukan AS kepada WHO, yang merupakan bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Di bawah pemerintahan Biden, AS terus menjadi penyandang dana terbesar WHO dan pada tahun 2023 menyumbang hampir seperlima dari anggaran lembaga tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC

Tags

Rekomendasi

Terkini

X