KLIK SAJA - Dua orang pria telah ditangkap di Zambia dengan tuduhan sebagai "dukun" yang ditugaskan untuk mencoba menyihir atau ‘menyantet’ presiden negara miskin tersebut
Polisi mengatakan mereka telah menangkap Jasten Mabulesse Candunde dan Leonard Phiri di ibu kota, Lusaka.
"Misi mereka diduga adalah menggunakan jimat untuk menyakiti" Presiden Hakainde Hichilema, kata pernyataan polisi yang dirilis pada hari Jumat (20/12).
Banyak orang di negara Afrika bagian selatan itu memercayai dan hidup dalam ketakutan ilmu sihir.
Baca Juga: Mengenaskan! 35 Anak Tewas Terinjak-injak Pada Kerumunan Massal Festival Natal Nigeria
Warga negara Zambia sebagian besar penduduknya masih di bawah garis kemiskinan yang parah, sehingga tak ayal mereka masih mempercayai takhayul berlebihan seperti sihir.
Bahkan pemerintah Zambia pun menggunakan dalih sihir atau ‘santet’ dalam menjatuhkan oposisi politiknya.
Negara ini memiliki keunikan tersendiri dalam undang-undangnya, dimana mereka memiliki aturan hukum terkait masalah sihir, yang sering digunakan untuk menjatuhkan lawan politik dalam pemerintahan.
Polisi mengatakan kedua dipekerjakan oleh Nelson Banda, adik dari anggota parlemen Emmanuel "Jay Jay" Banda, yang merupakan oposisi pemerintah.
Anggota parlemen tersebut dilaporkan ditangkap bulan lalu di negara tetangga Zimbabwe atas tuduhan perampokan, yang dibantahnya, tetapi ia belum terlihat di depan umum.
Ia juga dituduh melarikan diri dari tahanan pada bulan Agustus saat ia menunggu untuk diadili di pengadilan.
Baca Juga: Nigeria Geger Wanita Hamil 15 Bulan, Modus Dukun Beranak Palsu Tipu Pasangan Dambakan Momongan
Partai oposisi Front Patriotik (PF), yang dipimpin oleh mantan Presiden Edgar Lungu, sebelumnya menuduh bahwa tuduhan ini bermotif politik.
Emmanuel Banda, yang telah menjadi anggota parlemen independen sejak 2021, sebelumnya dikaitkan dengan Lungu, yang kalah dalam pemilihan presiden melawan Hichilema tahun itu.