edukasi

Mengenal Perjuangan Mahatma Gandhi Dalam Mempersatukan India

Sabtu, 2 November 2024 | 05:10 WIB
Ilustrasi Mahatma Gandhi di pedesaan India (pixabay)

Sikap terhadap perang

Ketika perang meletus pada tahun 1939, ia masih menjadi orang paling berpengaruh di India, dan sebagian besar umat Hindu mengandalkannya sebagai pemimpin.

Sikapnya selama tahun-tahun perang sulit dijelaskan.

Ia tidak dapat digambarkan sebagai orang yang menentang tujuan dasar yang diperjuangkan Inggris Raya, pemerintahan rakyat, hak-hak individu dan kemerdekaan nasional.

Namun, ia tak mendukung Inggris dalam perang dunia, salah satu alasannya, ia tidak akan pernah berkompromi atas pasifisme.

Perang, apa pun tujuannya, menurutnya adalah hal yang buruk.

Meskipun kejahatan harus dilawan, kejahatan tidak akan pernah dapat dilawan secara efektif dengan kekerasan, karena kekerasan adalah akar dari semua kejahatan.

Oleh karena itu, perlawanan terhadap Jerman dan Jepang harus dilakukan dengan cara yang sama, yaitu tanpa kekerasan, yang telah ia gunakan sendiri di India untuk melawan Inggris.

Baca Juga: Ini Sejarah Singkat Perayaan Hari Raya Natal yang Harus Kamu Ketahui

Namun Gandhi tidak puas dengan tidak memberikan dukungan bagi upaya perang Inggris.

Perang itu memotong perjuangannya sendiri dengan Inggris untuk kemerdekaan India.

Ia tidak dapat menahan diri untuk tidak menggunakan perang itu untuk membantu apa yang ia anggap sebagai perjuangan India.

Misi Cripps

Krisis dalam hubungan masa perang antara Tn. Gandhi dan Pemerintah Inggris terjadi selama misi Cripps pada musim semi tahun 1942.

Sir Stafford Cripps membawa serta usulan untuk mendirikan status Dominion dengan pemerintahan sendiri penuh di India segera setelah perang, dengan hak untuk mendeklarasikan kemerdekaan, dengan ketentuan minimum yang dibuat agar skema tersebut dapat diterima oleh umat Islam.

Halaman:

Tags

Terkini