Mengenal Perjuangan Mahatma Gandhi Dalam Mempersatukan India

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Sabtu, 2 November 2024 | 05:10 WIB
Ilustrasi Mahatma Gandhi di pedesaan India (pixabay)
Ilustrasi Mahatma Gandhi di pedesaan India (pixabay)

Oleh karena itu, ia melakukan kampanye garam ilegal dan rencana untuk melakukan aksi non-kekerasan massal, yang mengakibatkan pemenjaraannya yang kedua pada bulan Mei 1930.

Inggris telah menyadari bahwa ia tidak mampu membiarkan Konferensi Meja Bundar, yang saat itu sedang berlangsung, menjadi kegagalan, dan gagasan baru tentang Federasi Seluruh India dan prinsip tanggung jawab di pusat diadopsi.

Kemudian terjadi negosiasi bersejarah antara Lord Irwin dan Gandhi,  pada tanggal 4 Maret 1931.

Gandhi setuju untuk mendesak Kongres untuk ikut serta dalam Konferensi Meja Bundar kedua.

Namun, segera menjadi jelas di konferensi tersebut bahwa gagasan Gandhi tentang penyelesaian sangat berbeda dari gagasan kaum Muslim, para Pangeran, atau Pemerintah Inggris, dan satu-satunya harapan adalah bahwa ia mungkin setuju untuk mundur.

Sikapnya masih ambigu ketika ia kembali ke India dari London pada akhir konferensi, tetapi penolakan Lord Willingdon (yang telah menggantikan Lord Irwin sebagai Raja Muda) untuk membahas langkah-langkah untuk memulihkan ketertiban memutuskan baginya tindakan apa yang harus diambilnya.

Baca Juga: Mengenal Sejarah Hari Peringatan Hari Oeang Republik Indonesia

Hukuman penjara yang mengharuskannya melakukan "puasa" pun dijatuhkan.

Sementara itu, India yang politis mulai melihat Jawaharial Nehru sebagai pemimpin dan Gandhi meninggalkan pusat-pusat kegiatan politik untuk melakukan perjalanan panjang atas nama perjuangan kaum tak tersentuh.

Sejak saat itu pengaruh politiknya tampak memudar, namun, Kongres harus menghadapi situasi yang diciptakan oleh tekad Pemerintah untuk memberikan Konstitusi baru kepada India.

Kaum realis berpendapat bahwa pembangkangan sipil telah gagal, dan Kongres harus mencoba kebijakan untuk menguasai Badan Legislatif.

Mahatma Gandhi menenun pakaiannya sendiri
Mahatma Gandhi menenun pakaiannya sendiri (pixabay)

Gandhi menyatakan mendukung kebijakan ini, sekaligus berusaha menghindari pengusiran kaum revolusioner dan idealis dari kubu Kongres.

Semua prestise dan popularitas lamanya kembali, dan ia meraih keberhasilan yang mengagumkan.

Atas kewenangannya sendiri pada bulan April 1934, ia menghentikan kampanye pembangkangan sipil, dan dengan demikian memungkinkan Pemerintah India untuk kembali mengakui Kongres sebagai organisasi yang sah dan konstitusional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: The Guardian

Tags

Rekomendasi

Terkini

X