Mengenal Perjuangan Mahatma Gandhi Dalam Mempersatukan India

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Sabtu, 2 November 2024 | 05:10 WIB
Ilustrasi Mahatma Gandhi di pedesaan India (pixabay)
Ilustrasi Mahatma Gandhi di pedesaan India (pixabay)

Ia mendirikan tempat peristirahatan keagamaan berdasarkan garis keturunan Tolstoyan di dekat Ahmedabad, Raja Muda menganugerahkan Medali Emas Kalsar-Hind kepadanya untuk kerja kemanusiaan yang luar biasa di Afrika Selatan, dan, atas persetujuan umum, semenjak itu ia mulai dipanggil dengan nama Mahatma, yang secara harfiah berarti "Jiwa Agung."

Tidak Bekerjasama dengan Inggris

Serangkaian peristiwa yang terjadi dengan cepat pada akhir perang membawanya kembali ke kepemimpinan politik.

Pertama adalah disahkannya Undang-Undang Rowlatt, kemudia yang kedua adalah tragedi Punjab dan Amritsar dan ketiga adalah apa yang dianggap di India sebagai pengkhianatan terhadap umat Islam India melalui Perjanjian Sevres.

Ia kemudian meluncurkan gerakan non-kooperasi pada bulan September 1920, tetapi non-kekerasan yang ia tuntut dari para pengikutnya dipatahkan.

Kongres memberontak terhadap otoritasnya dan pemerintah memilih saat itu untuk menyingkirkannya dari panggung politik.

Baca Juga: Penyelamatan Seorang Anak Perempuan oleh Sekawanan Monyet di Baghpat, India

Ia ditangkap, diadili karena mempromosikan ketidakpuasan, dan dijatuhi hukuman enam tahun penjara.

Sekembalinya ke dunia politik, ia mendapati dirinya sebagai orang asing dalam suasana realisme yang penuh kekecewaan.

Mahatma Gandhi bersama pengikutnya
Mahatma Gandhi bersama pengikutnya (pixabay)

Ia menyerahkan kepemimpinan kepada CR Das dan Motilal Nehru, dan pensiun untuk bekerja serabutan dan mengedit koran mingguan miliknya. 

Ia tidak menunjukkan keinginan untuk melanjutkan jabatan lamanya sebagai diktator, dan karena alasan itu supremasi moralnya diakui bahkan oleh para pesaing politiknya.

Jadi, ketika pada masa Komisi Simon, para pemimpin Kongres lama menyadari bahwa para pemuda sedang menuju revolusi, mereka memutuskan bahwa satu-satunya jalan keluar adalah memanggilnya kembali.

Konferensi Meja Bundar

Setelah kembali ke dunia politik ia menuntut dari pemerintah lebih dari sekadar janji Lord Irwin tentang status Dominion di masa mendatang atau tawaran Ramsay MacDonald tentang Konferensi Meja Bundar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: The Guardian

Tags

Rekomendasi

Terkini

X