Menu favorit termasuk bubur ayam, nasi goreng, dan teh manis hangat dengan harga Rp8.000–15.000 per porsi.
Tips hemat: datang lebih awal untuk memilih menu favorit dan menghindari antrean panjang.
Suasana sahur masih sepi, cocok untuk menikmati udara malam dan ketenangan kota sebelum aktivitas pagi.
Banyak warga lokal memiliki warung favorit sehingga pengalaman kuliner sahur menjadi lebih autentik. Menu selalu segar dan porsinya pas.
Baca Juga: Tradisi Unik Tarekat Aboge di Masjid Saka Tunggal Banyumas Kala Ramadan dan Lebaran Tiba
4. Takjil Legendaris Pasar Nguter
Pasar Nguter menjadi pusat kuliner legendaris di Sukoharjo saat Ramadhan.
Menu andalan termasuk kue cucur, serabi, dan minuman es doger. Harga mulai Rp5.000–12.000 per porsi.
Pasar buka pukul 16.00–18.30, tepat untuk berburu takjil sebelum Maghrib.
Tips hemat: beli paket combo untuk mencoba banyak menu sekaligus tanpa boros.
Pasar ramai tetapi tetap nyaman karena lorong cukup luas.
Pedagang menjaga resep turun-temurun sehingga cita rasa tetap otentik.
Baca Juga: Menelusuri Lorong Waktu Tanah Pasundan di Musem Sri Baduga Bandung
5. Street Food Ramadhan di Jalan Slamet Riyadi
Di kawasan Jalan Slamet Riyadi, street food Ramadhan menawarkan menu unik seperti sate telur puyuh, nasi kucing, dan tahu kupat.