wisata

Menyibak Sejarah Masjid Sabilurrosya'ad di Bantul yang Berusia 5 Abad

Senin, 19 Januari 2026 | 22:23 WIB
Masjid Sabilurrosya'ad Bantul (telusuri)

Di sampingnya, terdapat sebuah jam matahari tradisional yang dalam bahasa Jawa disebut jam Bancet.

Meski telah mengalami beberapa kali pemugaran—yang terakhir pada tahun 1982 untuk perbaikan serambi—peninggalan asli yang masih bertahan hingga kini hanyalah bedug dan Watu Gilang beserta jam matahari tersebut.

Namun, warisan budaya tak benda dari Raden Trenggono tetap hidup, di antaranya melalui tradisi membagikan takjil bubur sayur lodeh setiap bulan Ramadan di Masjid Sabilurrosya'ad, menyambung silaturahmi dan rasa syukur yang telah berlangsung selama hampir enam abad.***

Halaman:

Tags

Terkini