KLIK SAJA - Jika Anda berkunjung ke Kabupaten Tuban, jangan lewatkan kesempatan untuk menunaikan ibadah sekaligus beristirahat di beberapa masjid bersejarah dan ikonik berikut ini.
Selain sebagai tempat salat, masjid-masjid ini juga menyimpan nilai sejarah, arsitektur, dan budaya yang memikat.
Daerah Tuban sudah lama dikenal sebagai kota transit utama penyebaran Islam di Jawa Timur, sehingga dipastikan masjid-masjid di kota ini memiliki nilai sejarah tinggi.
Jadi kalau anda berkesempatan ke daerah Tuban, sempatkan mampir berkunjung dan shalat ke keempat rekomendasi masjid sebagai berikut.
- Masjid Agung Tuban
Masjid Agung Tuban merupakan salah satu ikon kebanggaan masyarakat setempat. Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Bupati Tuban ke-7, Adipati Raden Ario Tedjo, dan pertama kali direnovasi oleh Bupati Raden Tumenggung Kusumodigdo (Bupati ke-35).
Terletak megah di sisi barat Alun-alun Tuban dan berdekatan dengan makam Sunan Bonang, masjid ini dulunya digunakan sang wali sebagai tempat mengajar agama Islam.
Kemegahannya sering dijuluki “pesona 1001 malam” karena tampilan warnanya yang memanjakan mata.
Baca Juga: Mengenal Masjid Roma, Terbesar di Eropa: Dibangun Atas Restu Paus Yohannes Paulus II
Arsitekturnya memadukan ornamen khas Jawa klasik, menampilkan keindahan akulturasi budaya yang kental.
- Masjid Muhdor
Terletak di Jalan Pemuda, Kelurahan Sidomulyo, Masjid Muhdor terkenal dengan tradisi “Bubur Muhdor” yang dibagikan gratis setiap bulan Ramadan.
Tradisi ini sudah berlangsung sejak tahun 1937, menandakan usia masjid yang sangat tua.
Bagian depan bangunannya memiliki kemiripan dengan Masjid Astana di area makam Sunan Bonang.
Di dalamnya tersimpan Al-Qur’an cetakan lama sekitar tahun 1950, menambah nilai sejarah bagi masjid ini.
- Masjid Perut Bumi (Aschabul Kahfi)
Keunikan Masjid Perut Bumi membuatnya menjadi destinasi wisata religi favorit di Tuban. Berlokasi di Dusun Wire, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, masjid ini terletak di dalam gua bawah tanah dengan luas hampir 4 hektare.