wisata

Sulitnya Berjalan Kaki di Kota-Kota India, Mirip-Mirip Seperti Indonesia

Minggu, 17 November 2024 | 20:01 WIB
Kondisi kesemrawutan jalanan di sebuah Kota di India (Getty Images)

KLIK SAJA - Sobat Klik Saja jika sering melihat tayangan YouTube tentang kondisi jalanan di India, pasti yang terlihat adalah ‘chaos’ antara kerumuman kendaraan bermotor melawan arus pejalan kaki diserti alunan klakson yang tiada henti.

Di India, jika anda bertanya kepada pejalan kaki berapa banyak rintangan yang mereka temui di jalan setapak, mereka mungkin tidak dapat menghitungnya

Namun, mereka pasti akan memberi tahu  bahwa sebagian besar pedestarian atau trotoar dalam kondisi buruk.

Baca Juga: India Bakal Beri Sanksi Bagi Penjual Makanan Jorok Ekstrem

Dilansir dari BBC, Tn. Pai, yang merupakan pendiri Bangalore Walks, sebuah lembaga nirlaba yang mempromosikan jalan kaki, merupakan salah satu dari beberapa aktivis warga yang berupaya keras untuk membuat jalan-jalan di negara itu lebih ramah bagi pejalan kaki.

Di ibu kota India, sebuah perusahaan tur bernama Delhi by Cycle telah mengadvokasi agar kota tersebut lebih ramah bagi pesepeda dan dapat dilalui dengan berjalan kaki.

Kondisi Trotoar India, hampir mirip di Indonesia, namun lebih parah (Getty Images)

Para penggemar jalan kaki ini mengadakan kegiatan jalan kaki untuk meningkatkan kesadaran, membuat aplikasi jalan kaki, dan melobi para politisi untuk membuat perubahan.

Bahkan di kota-kota terbesar di India, trotoar yang layak sangat jarang ditemui dan sering kali dipenuhi oleh pedagang kaki lima dan toko, kendaraan yang diparkir, dan bahkan ternak.

Di beberapa tempat, trotoar pedestarian bahkan berfungsi sebagai rumah bagi kaum miskin.

Di Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara memang sering ditemui hal serupa, namun kondisi di India jauh lebih parah.

Baca Juga: Mengenal Perjuangan Mahatma Gandhi Dalam Mempersatukan India

Bahkan jalan setapak yang ada pun sering kali tidak dibangun sesuai standar atau dirawat dengan baik.

Berjalan kaki di tengah keramaian dan lalu lintas bisa menjadi mimpi buruk bagi para turis yang datang.

Halaman:

Tags

Terkini