Mengenal Pulau Doom di Kota Sorong, Sejarah Masa Lalu Papua Barat Daya

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 22 April 2026 | 20:43 WIB
Pulau Doom yang terletak di seberang Kota Sorong (atourin)
Pulau Doom yang terletak di seberang Kota Sorong (atourin)

KLIK SAJA – Bagi warga kota Sorong pasti tak asing dengan keberadaan sebuah jazirah mungil yang bernama Pulau Doom.

Pulau Doom merupakan sebuah pulau kecil yang berada dalam wilayah yurisdiksi Kota Sorong, Papua Barat Daya. Nama “Doom” (atau “dum”) sendiri memiliki makna sebagai pulau yang dipenuhi pohon buah.

Hal ini sesuai dengan kondisi alamnya, di mana berbagai jenis buah tumbuh subur, salah satunya adalah sukun.

Letaknya sangat dekat dari Kota Sorong, hanya sekitar 10–15 menit perjalanan menggunakan perahu motor.

Pulau ini memiliki keliling sekitar 4,5 kilometer dengan luas kurang lebih 3,5 km². Di masa penjajahan Belanda, Pulau Doom pernah menjadi pusat pemerintahan dan memiliki peran yang sangat penting di kawasan tersebut.

Sejak tahun 1800-an, Belanda telah melihat potensi besar Pulau Doom. Kemudian pada dekade 1930-an, pulau ini resmi dijadikan pusat pemerintahan Sorong—bahkan saat itu Kota Sorong sendiri belum terbentuk.

Aktivitas pemerintahan sepenuhnya berpusat di Pulau Doom, yang juga lebih dulu mendapatkan akses listrik dan pembangunan infrastruktur dibandingkan wilayah Sorong dan sekitarnya.

Seiring waktu, pusat pemerintahan akhirnya dipindahkan ke Sorong, terutama setelah Sorong ditetapkan sebagai kota otonom pada tahun 1999.

Sejak saat itu, seluruh kegiatan pemerintahan beralih ke daratan utama.

Sebagai bekas pusat pemerintahan kolonial, Pulau Doom memiliki banyak bangunan bergaya khas Belanda yang masih berdiri hingga kini.

Baca Juga: Menyusuri Magis Kali Biru di Lembah Grime Nawa Papua, Lokasinya Mirip Film Avatar

Arsitekturnya tampak berbeda dibandingkan bangunan tradisional di wilayah Papua lainnya.

Beberapa peninggalan tersebut antara lain gereja dan bangunan bekas lembaga pemasyarakatan yang kini difungsikan sebagai Sekolah Menengah Atas (SMA).

Tak hanya itu, Pulau Doom juga pernah menjadi markas pertahanan tentara Jepang. Jejak sejarah ini masih dapat ditemukan dalam bentuk gua dan bunker yang sebagian besar tetap terjaga hingga sekarang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X