Menikmati Suasana Senja di Candi Ijo Yang Eksotis dan Bersejarah

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 22 Maret 2026 | 15:44 WIB
Suasana sunset di Candi Ijo (X)
Suasana sunset di Candi Ijo (X)

KLIK SAJA – Terletak di perbukitan timur Yogyakarta, Candi Ijo menawarkan pengalaman yang tak biasa: menikmati matahari terbenam dari ketinggian, ditemani suasana tenang dan nuansa sejarah yang kental.

Bukan sekadar situs bersejarah, candi ini menjadi salah satu spot sunset terbaik dengan panorama langit luas dan lanskap kota dari atas.

Terletak di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, lokasinya masih berada di sekitar kawasan Candi Prambanan.

Namun berbeda dari Prambanan yang berada di dataran rendah, Candi Ijo berdiri anggun di ketinggian sekitar 390 meter di atas permukaan laut.

Meski dikenal sebagai hidden gem, akses menuju Candi Ijo tergolong mudah. Dari pusat kota Yogyakarta, perjalanan hanya memakan waktu sekitar 40 menit menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi online.

Jalan menuju lokasi sudah cukup baik dan dapat dilalui motor maupun mobil. Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan perbukitan yang perlahan mengantar menuju suasana yang lebih sejuk dan tenang.

Jejak Sejarah dari Mataram Kuno

Candi Ijo merupakan salah satu candi tertua di Yogyakarta yang diperkirakan dibangun pada abad ke-9, sekitar tahun 850–900 Masehi.

Pembangunannya berkaitan dengan masa pemerintahan Rakai Pikatan dan Rakai Kayuwangi dari Kerajaan Mataram Kuno.

Dilihat dari relief dan struktur bangunannya, candi ini bercorak Hindu dengan pengaruh ajaran Siwaisme.

Baca Juga: Mengenal Candi Preah Vihear, Kuil Hindu Kuno yang Jadi Rebutan Thailand dan Kamboja

Arsitekturnya yang kokoh dan sederhana justru memperkuat kesan sakral yang masih terasa hingga kini.

Daya tarik utama Candi Ijo tidak hanya terletak pada nilai sejarahnya, tetapi juga panorama alam yang mengelilinginya.

Dari area candi, pengunjung dapat menikmati pemandangan perbukitan hijau, hamparan sawah, hingga lanskap kota Yogyakarta dari kejauhan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X