Mengenal Tradisi Pasar Bandeng Gresik Saat Jelang Lebaran

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Selasa, 17 Maret 2026 | 13:18 WIB
Suasana Pasar Bandeng di Gresik jelang Lebaran (dedikasi)
Suasana Pasar Bandeng di Gresik jelang Lebaran (dedikasi)

KLIK SAJA - Kabupaten Gresik dikenal memiliki kekayaan budaya yang masih terjaga hingga saat ini.

Salah satu tradisi khas yang terus dilestarikan oleh masyarakatnya adalah Pasar Bandeng, sebuah perayaan tahunan yang selalu digelar menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Tradisi ini telah berlangsung selama ratusan tahun dan diwariskan secara turun-temurun sejak masa Sunan Giri pada abad ke-15.

Awalnya, tradisi ini berasal dari kebiasaan para santri Sunan Giri yang datang dari berbagai daerah di luar Gresik.

Menjelang Lebaran, mereka kerap membawa oleh-oleh khas Gresik saat kembali ke kampung halaman. Salah satu yang paling populer adalah ikan bandeng beserta berbagai olahannya.

Seiring waktu, kebiasaan tersebut berkembang menjadi aktivitas jual beli bandeng dalam skala besar. Dari sinilah kemudian lahir sebuah pasar khusus yang dikenal sebagai Pasar Bandeng.

Hingga kini, Pasar Bandeng tetap menjadi tradisi tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gresik.

Keberlangsungan tradisi ini tidak lepas dari peran penting ikan bandeng dalam kehidupan masyarakat setempat.

Bandeng bukan hanya sekadar hidangan khas, tetapi juga menjadi tulang punggung ekonomi warga.

Sebagai wilayah pesisir, sekitar sepertiga wilayah Gresik terdiri dari kawasan pantai. Kondisi geografis ini menjadikan sektor perikanan, khususnya budidaya bandeng, sebagai mata pencaharian utama masyarakat.

Tercatat, terdapat lebih dari 16 ribu petani ikan yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Gresik. Bahkan pada tahun 2023, Gresik menyumbang sekitar 60% dari total produksi ikan bandeng di Jawa Timur.

Hal ini menjadikan bandeng sebagai komoditas unggulan yang sangat penting, terutama bagi masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari usaha tambak.

Menariknya, tradisi Pasar Bandeng biasanya digelar pada dua malam terakhir bulan Ramadan, yakni antara malam ke-27 hingga malam ke-29.

Selain sebagai pusat jual beli, tradisi ini juga menjadi bentuk rasa syukur masyarakat Gresik atas pelaksanaan ibadah puasa Ramadan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X