Mengenal Manre Sipulung, Tradisi Makan Bersama Khas Bugis yang Sarat Nilai Kekeluargaan

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:55 WIB
Tradisi Manre Sipulung (Blogger)
Tradisi Manre Sipulung (Blogger)

Ada pula yang dengan sukarela membawa lauk-pauk dari rumah masing-masing. Mereka bersama-sama mendirikan tempat berteduh dari bambu sebagai pelindung dari panas dan hujan.

Lebih dari sekadar tradisi, makan sipulung menjadi sarana menjaga ukhuwah Islamiyah dan mempererat tali silaturahmi.

Masyarakat meyakini bahwa hubungan yang baik dengan sesama akan mendatangkan keberkahan—umur panjang, rezeki yang lapang, serta kemudahan dalam setiap urusan atas izin Allah SWT.

Baca Juga: Mengenal Tradisi Papajar Masyarakat Sunda dalam Menyambut Bulan Suci Ramadan

Nilai-nilai pendidikan juga terkandung dalam tradisi ini, seperti menghormati orang yang lebih tua, melatih kesabaran, menumbuhkan rasa kesetaraan, dan memperkuat ikatan kekeluargaan.

Dengan segala maknanya, makan sipulung bukan hanya tentang hidangan yang tersaji, tetapi tentang hati yang disatukan dalam rasa syukur dan kebersamaan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X