Mengenal Tradisi Ruwahan Pada Masyarakat Jawa Saat Sambut Bulan Suci Ramadan

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 5 Februari 2026 | 21:30 WIB
Tradisi Ruwahan di Bantul (Desa Caturharjo Bantul)
Tradisi Ruwahan di Bantul (Desa Caturharjo Bantul)

Ketiga makanan tersebut dipercaya memiliki filosofi yang selaras dengan ruwahan, seperti harapan akan ampunan, keberkahan, dan kebersamaan.

Selain sebagai sarana mendoakan leluhur, ruwahan juga menjadi ungkapan rasa syukur masyarakat Jawa atas limpahan rezeki dan nikmat yang diterima selama setahun terakhir.

Momentum menjelang Ramadan dipandang sebagai waktu yang tepat untuk mensucikan diri, baik secara lahir maupun batin.

Di sisi lain, pelestarian tradisi ruwahan juga bertujuan menjaga warisan budaya leluhur agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman dan pengaruh budaya luar.

Bahkan lebih dari itu, ruwahan menjadi sarana mempererat silaturahmi antaranggota keluarga, karena seluruh rangkaian acara dijalani bersama-sama dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X