KLIK SAJA - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah yang diperkirakan mulai pada 18–19 Februari 2026, suasana di berbagai daerah mulai terasa berbeda.
Aktivitas warga perlahan meningkat, terutama menjelang waktu berbuka puasa.
Di Jepara, Ramadhan bukan hanya soal ibadah, tapi juga momentum hadirnya ragam kuliner khas yang selalu dinanti.
Desa-desa pesisir ikut meramaikan tradisi ini dengan pasar takjil, jajanan jalanan, hingga warung sahur sederhana.
Baca Juga: Kuliner Legendaris Ramadhan Gunungkidul: Bazar, Street Food, dan Menu Hemat
Setiap sudut desa menyimpan cita rasa yang lekat dengan kehidupan masyarakat setempat.
Dari resep turun-temurun hingga olahan hasil laut segar, kuliner Ramadhan di Jepara menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dan membumi.
Inilah yang membuat momen Ramadhan di wilayah pesisir Jepara selalu meninggalkan kesan tersendiri.
Di desa-desa pesisir Jepara, pasar takjil menawarkan pengalaman berbuka puasa yang terasa lebih dekat dengan kehidupan warga lokal.
Beragam jajanan tradisional seperti klepon, wingko babat, hingga bubur sumsum tersaji di lapak sederhana milik pedagang desa.
Harga yang ramah di kantong membuat siapa pun bisa mencicipi banyak menu tanpa khawatir.
Baca Juga: LinkUMKM BRI Jangkau 14,98 Juta UMKM, Dorong Usaha Naik Kelas Berbasis Digital
Menjelang senja, suasana pasar semakin hidup dengan aktivitas warga yang berburu takjil.
Banyak pedagang menyiapkan dagangan dari resep keluarga yang sudah dijaga bertahun-tahun.
Artikel Terkait
Menelusuri Sejarah Kejayaan Sriwijaya dan Kebesaran Kesultanan Palembang di Museum Balaputera Dewa Sumatera Selatan
Wisata Kuliner Ramadhan Semarang: Pasar Takjil, Menu Sahur, dan Spot Hits
Warga Solo Wajib Tahu! Tempat Buka Puasa dan Sahur Terbaik di Solo untuk Ramadhan 2026
Panduan Kuliner Ramadhan Kabupaten Klaten: Harga, Jam Buka, dan Tips Hemat
5 Spot Kuliner Ramadhan Terpopuler di Boyolali, Cocok untuk Ngabuburit