Menu favorit termasuk bubur ayam, nasi goreng, dan teh manis hangat dengan harga Rp8.000–15.000 per porsi.
Tips hemat: datang lebih awal untuk memilih menu favorit dan menghindari antrean panjang.
Suasana sahur masih sepi, cocok untuk menikmati udara malam dan ketenangan kota sebelum aktivitas pagi.
Banyak warga lokal memiliki warung favorit sehingga pengalaman kuliner sahur menjadi lebih autentik. Menu selalu segar dan porsinya pas.
Baca Juga: Di WEF 2026, Dirut BRI Beberkan Peluang Akselerasi Bisnis Fintech di Indonesia
4. Takjil Legendaris Pasar Playen
Pasar Playen menjadi pusat kuliner legendaris di Gunungkidul saat Ramadhan.
Menu andalan termasuk kue cucur, serabi, dan minuman es doger. Harga mulai Rp5.000–12.000 per porsi.
Pasar buka pukul 16.00–18.30, tepat untuk berburu takjil sebelum Maghrib.
Tips hemat: beli paket combo agar bisa mencoba banyak menu sekaligus tanpa boros.
Pasar ramai tetapi tetap nyaman karena lorong cukup luas.
Pedagang menjaga resep turun-temurun sehingga cita rasa tetap otentik.
Baca Juga: Wisata Kuliner Ramadhan Semarang: Pasar Takjil, Menu Sahur, dan Spot Hits
5. Street Food Ramadhan di Jalan Kota Wonosari
Di kawasan Jalan Kota Wonosari, street food Ramadhan menawarkan menu unik seperti sate telur puyuh, nasi kucing, dan tahu kupat.
Artikel Terkait
Staycation Nataru Tak Harus Jauh! Ini 5 Hotel dengan View Terbaik di Solo yang Bikin Feed Instagram Makin Kece
Staycation di Purwokerto Tak Perlu Boring! Intip 5 Hotel & Villa dengan View yang Bikin Feed Instagram Makin Estetis
Dari Rooftop Kota sampai Laut Selatan, Ini 5 Hotel di Jogja dengan Panorama Juara untuk Libur Nataru
Menyusuri Keindahan Danau Lebo Taliwang di Sumbawa Barat yang Berlatar Pegunungan Hijau
Mengenal Tradisi Martonggo Raja Pada Masyarakat Batak Toba, Keluhuran Khas Nusantara