Mengenal Pusat Primata Schmutzer di Ragunan: Terbesar di Asia Tenggara dan Bertaraf Internasional

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Sabtu, 14 Juni 2025 | 09:37 WIB
Pintu masuk Pusat Primata Schmutzer (flickr)
Pintu masuk Pusat Primata Schmutzer (flickr)

 

KLIK SAJA - Bagi Anda yang ingin melihat primata hidup dalam suasana mirip habitat aslinya, Pusat Primata Schmutzer (PPS) di kawasan Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, adalah destinasi yang wajib dikunjungi.

Dengan luas mencapai 13 hektare, PPS tidak hanya menjadi pusat konservasi primata terbesar di Asia Tenggara, tetapi juga berstandar internasional dengan konsep open zoo.

Didirikan atas inisiatif dan warisan dari Nyonya Puck Schmutzer, seorang pecinta satwa dan pelukis berdarah Jerman, PPS dikelola oleh The Gibbon Foundation sebelum sepenuhnya diserahkan kepada pihak Kebun Binatang Ragunan pada tahun 2006.

Nama Schmutzer pun diabadikan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi besar beliau terhadap konservasi primata Indonesia.

Pusat ini menampung lebih dari 25 jenis primata, baik dari Indonesia seperti orangutan, owa, beruk, dan lutung, hingga primata Afrika seperti gorila dan simpanse.

Semua primata ditempatkan dalam area yang dirancang menyerupai habitat asli mereka, lengkap dengan pepohonan rindang, kolam, dan batuan alami.

seekor Orang Utan berinteraksi dengan pengunjung di PPS
seekor Orang Utan berinteraksi dengan pengunjung di PPS (daerah kita)

Salah satu atraksi paling menonjol adalah jembatan pengamatan gorila yang memungkinkan pengunjung melihat gorila dataran rendah dari ketinggian.

Primata raksasa ini bisa memiliki berat lebih dari 100 kg dan menjadi ikon utama PPS.

Fasilitas di PPS tidak hanya berfungsi sebagai sarana edukasi, tetapi juga rekreasi.

Tersedia terowongan orangutan, di mana pengunjung bisa menyaksikan perilaku orangutan dari dekat, serta berbagai fasilitas edukatif seperti ruang teater, museum, perpustakaan, dan diorama kehidupan primata.

Bahkan, terdapat dapur makanan satwa yang dapat dijadikan bahan pembelajaran tentang pola makan dan perawatan primata.

Pengunjung juga dapat menyaksikan feeding time gorila setiap pukul 12 siang, sebuah atraksi yang selalu ditunggu karena menampilkan interaksi langsung antara petugas dan satwa.

Menariknya, lingkungan PPS sangat bersih karena makanan dari luar tidak diperbolehkan masuk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: ragunanzoo.jakarta.go.id

Tags

Rekomendasi

Terkini

X