Meskipun telah direnovasi pada tahun 2009 untuk memperkuat struktur, desain asli dari benteng ini tetap dipertahankan.
Kawasan ini juga kaya akan flora dan fauna, termasuk burung-burung dan tarsius—primata kecil yang unik dan hanya ditemukan di beberapa bagian Indonesia.
Bukan hanya menyuguhkan nilai historis, Benteng Otanaha juga menawarkan kekayaan ekologi dan budaya.
Sejak 2011, Benteng Otanaha resmi ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah.
Dengan jarak hanya sekitar 8 kilometer dari pusat Kota Gorontalo, tempat ini sangat mudah diakses.
Tak jauh dari sana, terdapat juga Museum Pendaratan Pesawat Amfibi Soekarno yang menambah kekayaan wisata sejarah di kawasan ini.
Mengunjungi Benteng Otanaha bukan sekadar jalan-jalan, tapi juga menyelami jejak masa lalu Gorontalo yang penuh dinamika.
Sebuah pengalaman sejarah, alam, dan budaya yang menyatu dalam satu lokasi yang memikat, jadi sempatkanlah mengunjungi eksplorasi Bentang Otanaha Ketika sedang berada di Gorontalo.***