Tidak ada keterangan khusus yang bisa ditemukan mengenai sejarah penggunaan meriam tersebut.
Namun yang pasti para pengunjung sering menjadikannya sebagai latar belakang ber-swafoto.
Lalu apa keunikan lainnya dari Istana Kuning? Di istana itu, ada empat bangunan dengan arsitektur berbeda.
Sebuah bangunan dikenal sebagai bangsal memiliki arsitektur rumah bentang khas Dayak.
Sementara, berada sebelahnya terdapat Balai Rumbang dengan ornamen dan beberapa sentuhan rumah khas Tiongkok.
Baca Juga: Eksplor Keindahan Laguna Kehe Daing di Pulau Kakaban, Kalimantan Timur
Lalu untuk Keraton Dalam Kuning dan Balai Pahaderan merupakan bangunan bergaya Melayu.
Balai Pahaderan lebh menyerupai aula, sementara bagian Keraton Dalam Kuning sempat menjadi tempat tinggal raja.
Bagian lain istana yang paling menarik yakni ukiran pada tiang istana bermotif daun, bunga teratai, dan pakis di guci atau belanga.
Masing-masing motif memiliki simbol makna tersendiri, seperti guci yang menjadi simbol hati.
Masih ada beberapa foto lawas yang memperlihatkan penampilan para raja dan pangeran Kerajaan Kutaringin di masa lalu.
Setelah menjelajahi istana peninggalan Kerajaan Islam di Kotawaringin Barat, wisata ke Kalimantan Tengah itu akan terasa lebih lengkap bila wisatawan bisa menyediakan waktu untuk sejumlah destinasi lainnya.
Selanjutnya di seputaran kota itu, wisatawan bisa menikmati Kebun Raya Pangkalan Bun, pantai Pulau Kecil, Pedepokan Dayak Pangkalan Bun, Danau Sembuluh, Bukit Seuleukur, dan Situs Batu Hampar serta Taman Nasional Tanjung Puting yang tersohor.***