KLIK SAJA - Sepintas bentuknya mirip seperti wajik dari Jawa dengan cita rasa manis yang sangat khas.
Uniknya ,akanan ringan itu dibuat dari tiga jenis bahan saja, yaitu beras ketan, kelapa masih muda kemudian diparut, kacang tanah yang telah disangrai, dan gula merah.
Kehadiran kelapa parut dan kacang tanah memberi sensasi rasa gurih dan menjadikan golla kambu berbeda dengan makanan lainnya.
Kendati tidak memakai bahan pengawet, golla kambu mampu bertahan tak hanya dalam hitungan minggu, melainkan hingga berbulan-bulan walaupun hanya menggunakan pembungkus dari daun pisang kering.
Baca Juga: 4 Oleh-oleh Unik Dari Lombok, Wajib Beli Sebagai Tanda Mata
Hal inilah keunikan lain dari makanan dengan tekstur berseratnya yang padat ini
Kudapan khas suku yang berdiam di Kabupaten Polewali Mandar atau Polman di Sulawesi Barat ini disukai oleh berbagai kalangan.
Sensasi rasa manis dari golla kambu akan semakin nikmat dimakan ditemani air teh tawar atau kopi hitam apalagi dalam suasana hujan gerimis.
Saat Ramadan, makanan ini kerap dihidangkan sebagai pelengkap menu berbuka puasa karena rasa manisnya diyakini mampu memulihkan energi setelah seharian menahan haus dan lapar.
Karena hal tersebut, di bulan puasa permintaan akan golla kambu biasanya meningkat 4--5 kali lipat dibandingkan hari-hari biasa.
Baca Juga: Catat! 5 Oleh-oleh Wajib Jika Berkunjung ke Makassar
Makanan ini dapat dijumpai dan dinikmati setiap hari di sejumlah pusat jajanan tradisional di Polewali, pusat pemerintahan Polman.
Sentra produksi golla kambu terkenal terdapat di daerah Botto yang berada pada tepi poros jalan Polman menuju Majene.
Botto merupakan salah satu desa yang masuk ke dalam administrasi Campalagian, sebuah kecamatan seluas 87,85 kilometer persegi.