KLIK SAJA - Menjelang Piala Dunia 2026 yang semakin dekat, juara bertahan Argentina akan menghadapi Islandia dalam laga persahabatan di Stadion Jordan-Hare, Auburn, Alabama, pada hari Rabu waktu setempat.
La Selección mengincar kemenangan ketujuh secara beruntun pada pertengahan pekan ini, sementara Strákamir Okkar berharap dapat menghindari kekalahan dalam dua pertandingan berturut-turut.
Argentina asuhan Lionel Scaloni berhasil menjuarai Piala Dunia 2022 berkat kontribusi besar dari keajaiban Lionel Messi.
Kini, sang juara bertahan bertekad untuk semakin memperkokoh warisan legenda mantan pemain Barcelona tersebut pada musim panas ini.
La Selección telah memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 sejak Maret 2025. Meskipun kalah 1-0 dari Ekuador pada laga kualifikasi terakhir mereka, tim asuhan Scaloni tetap finis di puncak klasemen zona Amerika Selatan dengan raihan impresif 38 poin, unggul sembilan poin dari tim peringkat kedua.
Setelah hasil mengecewakan tersebut, Argentina mencatat rangkaian kemenangan sempurna dan terakhir mengalahkan Honduras dengan skor 2-0 pada hari Minggu.
Selain menjadi kemenangan keenam secara beruntun, hasil tersebut juga menandai kelima kalinya sang juara dunia mencatatkan clean sheet dalam periode tersebut.
Ketangguhan yang konsisten ini menjadi pertanda positif menjelang turnamen mendatang.
Para pendukung La Selección yang akan menyaksikan pertandingan hari Rabu juga memiliki alasan untuk optimistis, mengingat tim mereka telah mencetak 18 gol dalam enam pertandingan terakhir. Oleh karena itu, para suporter tentu mengharapkan penampilan kuat lainnya.
Sementara itu, Islandia yang dilatih Arnar Gunnlaugsson gagal lolos ke Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun setelah sebelumnya tampil pada putaran final 2018. Mereka berharap dapat memulai lembaran baru dalam beberapa bulan ke depan.
Namun, menghadapi juara dunia saat ini tentu menjadi tantangan yang sangat berat. Peluang mereka untuk meraih hasil positif pada hari Rabu tampak kecil, terutama jika melihat performa buruk yang sedang mereka alami.
Strákamir Okkar memasuki laga persahabatan ini setelah kalah 1-0 dari Jepang pada 31 Mei. Dalam pertandingan tersebut, Koki Ogawa memanfaatkan aturan baru FIFA yang dikenal sebagai "aturan 10 detik" untuk mencetak gol kemenangan pada menit ke-87.
Kekalahan itu memperpanjang catatan tanpa kemenangan Islandia menjadi lima pertandingan beruntun, sejak kemenangan 2-0 atas Azerbaijan pada 13 November.
Yang lebih mengkhawatirkan, kemenangan atas Azerbaijan tersebut merupakan satu-satunya kemenangan mereka dalam sembilan pertandingan terakhir. Dalam periode yang buruk itu, Islandia juga menelan lima kekalahan dan meraih tiga hasil imbang.