KLIK SAJA - Paraguay akan berusaha meraih kemenangan penting saat menghadapi Nikaragua pada hari Jumat dalam satu-satunya laga persahabatan mereka sebelum dimulainya Piala Dunia 2026.
Sebelum bertolak ke Amerika Utara untuk menjalani pertandingan fase grup melawan Amerika Serikat, Australia, dan Turki, tim asal Amerika Selatan tersebut akan menjamu lawannya di Stadion Defensores del Chaco.
Paraguay kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 2010, ketika mereka berhasil mencapai babak perempat final sebelum disingkirkan oleh Spanyol yang akhirnya keluar sebagai juara.
Enam belas tahun kemudian, Paraguay berharap dapat mengulangi pencapaian serupa. Tim ini tampil cukup meyakinkan di bawah asuhan pelatih kepala Gustavo Alfaro, yang mengambil alih kursi pelatih pada Agustus 2024 setelah performa buruk Paraguay di Copa America.
Sejauh ini, Alfaro telah mencatatkan delapan kemenangan, enam hasil imbang, dan empat kekalahan dari 18 pertandingan yang dipimpinnya, termasuk kemenangan penting 2-1 atas juara dunia Argentina dalam laga kualifikasi.
Namun, Paraguay juga sempat kalah 2-1 dari Amerika Serikat dalam pertandingan persahabatan tahun lalu.
Menariknya, Amerika Serikat akan menjadi lawan mereka pada laga pembuka fase grup Piala Dunia tanggal 12 Juni.
Dalam dua pertandingan persahabatan terakhir pada bulan Maret, Paraguay mengalahkan Yunani 1-0 tetapi kalah 2-1 dari Maroko. Mereka tentu ingin membangun momentum positif menjelang Piala Dunia.
Paraguay baru satu kali menghadapi Nikaragua sebelumnya, yaitu pada tahun 2023, dan berhasil menang 2-0 berkat gol dari Miguel Almiron dan Fabian Balbuena.
Sementara itu, Nikaragua belum pernah tampil di putaran final Piala Dunia. Meski demikian, mereka sempat mendekati pencapaian tersebut pada edisi tahun ini setelah berhasil mencapai putaran ketiga kualifikasi zona CONCACAF.
Setelah finis sebagai runner-up grup pada putaran kedua di bawah Panama, Nikaragua akhirnya menempati posisi juru kunci di grup putaran ketiga. Haiti dan Panama berhasil lolos sebagai juara grup dan runner-up, sementara Curacao juga berada di atas Nikaragua.
Nikaragua datang ke laga persahabatan melawan Paraguay setelah bermain imbang tanpa gol melawan Afrika Selatan pada Jumat lalu.
Dalam pertandingan tersebut, mereka hanya menguasai bola sebesar 14,5%, menghadapi total 22 tembakan, dan beruntung karena penyerang Afrika Selatan, Lyle Foster, gagal mengeksekusi penalti.
Pertandingan tersebut merupakan laga pertama Juan Cruz Real sebagai pelatih kepala Nikaragua setelah menggantikan Marco Antonio Figueroa yang meninggalkan jabatannya usai kegagalan tim dalam kampanye kualifikasi Piala Dunia.