KLIK SAJA - Kompetisi Premier League dan La Liga kembali bertemu di final UEFA Conference League untuk tahun kedua secara beruntun.
Kali ini, Crystal Palace akan menghadapi Rayo Vallecano di Leipzig pada Rabu mendatang, dalam perebutan trofi kasta ketiga kompetisi Eropa tersebut.
Crystal Palace melaju ke partai puncak setelah menyingkirkan Shakhtar Donetsk di semifinal. Sementara itu, Rayo Vallecano berhasil mengalahkan Strasbourg dan kini hanya tinggal selangkah lagi untuk meraih gelar besar pertama dalam sejarah klub.
Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, bukan sosok asing di panggung Eropa. Ia sebelumnya sukses membawa Eintracht Frankfurt menjuarai Liga Europa usai mengalahkan Rangers pada final 2022. Kini, Glasner berpeluang meninggalkan Crystal Palace dengan pencapaian luar biasa.
Meski hubungannya dengan manajemen klub sempat memanas dalam beberapa bulan terakhir, pelatih berusia 51 tahun itu hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk meraih trofi mayor ketiga dalam 12 bulan terakhir, setelah sukses memenangkan Piala FA dan Community Shield pada 2025.
Crystal Palace memang sempat terseok-seok di fase liga Conference League dan hanya finis di posisi ke-10.
Namun sejak memasuki fase gugur, performa mereka meningkat drastis. Bersama Arsenal dan Aston Villa, Palace menunjukkan dominasi klub-klub Inggris di kompetisi Eropa musim ini.
Zrinjski Mostar, AEK Larnaca, Fiorentina, hingga Shakhtar Donetsk menjadi korban keganasan Palace.
Mereka juga tercatat sebagai tim paling produktif di Conference League musim ini dengan torehan 25 gol, termasuk 14 gol di fase gugur.
Meski demikian, Palace menutup musim domestik dengan hasil kurang memuaskan. Mereka gagal menang dalam empat laga terakhir Liga Inggris dan terakhir kalah 1-2 dari Arsenal, sehingga hanya finis di posisi ke-15 klasemen Premier League.
Di sisi lain, Rayo Vallecano tetap tampil kompetitif di La Liga meski harus membagi fokus dengan Conference League.
Tim asuhan Inigo Perez nyaris menembus tujuh besar liga, tetapi akhirnya finis satu poin di belakang Getafe.
Artinya, kemenangan di Leipzig menjadi satu-satunya jalan bagi Vallecano untuk kembali tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Jika berhasil, itu akan menjadi penampilan kedua mereka di ajang UEFA Cup/Liga Europa sejak musim 2000-01.