KLIK SAJA - Crystal Palace yang tengah bangkit mengincar kemenangan ketiga berturut-turut di semua kompetisi saat menjamu Newcastle United yang sedang dalam performa buruk di Selhurst Park dalam laga Liga Premier pada Minggu waktu setempat.
The Eagles baru saja menang telak 3-0 atas Fiorentina pada leg pertama perempat final Conference League, sementara The Magpies memiliki waktu beberapa pekan untuk merenungi kekalahan menyakitkan di kandang dari rival bebuyutan mereka, Sunderland.
Akibat penundaan laga Liga Premier melawan Manchester City—karena keterlibatan The Citizens di final Piala EFL—Crystal Palace hanya bermain di Conference League selama hampir satu bulan terakhir.
Dipimpin oleh pelatih yang membawa Eintracht Frankfurt menjuarai Liga Europa 2021-22, The Eagles kini hampir pasti melaju ke semifinal kompetisi Eropa tersebut setelah menang 3-0 atas Fiorentina berkat gol Jean-Philippe Mateta, Tyrick Mitchell, dan Ismaila Sarr.
Namun, sebelum memikirkan kemungkinan semifinal melawan Shakhtar Donetsk atau (yang hampir pasti tidak) AZ Alkmaar, tim asuhan Oliver Glasner berupaya kembali bersaing di papan atas Liga Premier setelah periode inkonsistensi yang cukup panjang.
Crystal Palace sebelumnya tampil naik turun antara menang dan kalah sebelum bermain imbang 0-0 melawan Leeds United pada Maret, di mana lawan tetap mampu mencuri poin meski bermain dengan 10 orang sejak akhir babak pertama.
Hasil itu membuat Palace tertahan di posisi ke-14 klasemen.
Meski demikian, secara poin mereka masih lebih dekat ke enam besar dibanding zona degradasi, dan kini mencatat lima pertandingan tanpa kekalahan di Selhurst Park di semua kompetisi, dengan catatan impresif selalu mencatat clean sheet di setiap laga tersebut.
Namun, catatan kandang mereka di Liga Premier tidak sebaik itu, karena hanya meraih satu kemenangan dari 10 laga terakhir di kompetisi domestik.
Meski begitu, tim tamu datang dengan performa yang lebih memprihatinkan.
Dengan enam kekalahan dari sembilan laga terakhir di Liga Premier, hanya Tottenham Hotspur yang memiliki catatan kekalahan setara dengan Newcastle dalam periode tersebut.
Kekalahan 1-2 dari Sunderland pada 22 Maret menjadi pukulan telak, apalagi terjadi di kandang sendiri.
Brian Brobbey kembali menjadi pahlawan Sunderland dengan gol penentu di menit akhir, hanya beberapa hari setelah Newcastle dihajar Barcelona 2-7 di Catalonia.
Kini terpuruk di papan bawah klasemen dan dihadapkan pada ketidakpastian masa depan beberapa pemain bintangnya, musim Newcastle terancam berakhir buruk.