KLIK SAJA - Bournemouth akan menjamu Manchester United di Stadion Vitality pada Jumat malam waktu setempat dalam laga pekan ke-31 Liga Premier.
The Cherries berusaha memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 10 pertandingan di liga, sementara Setan Merah melanjutkan perjuangan untuk finis di zona Liga Champions.
Perjalanan Bournemouth di Liga Premier musim 2025–26 sejauh ini dapat dibagi menjadi tiga fase yang berbeda: awal yang luar biasa, periode musim dingin yang sulit, dan rangkaian tak terkalahkan mereka saat ini.
The Cherries sempat terlihat siap membuat kejutan untuk bersaing menuju kompetisi Eropa setelah awal musim yang mengesankan, termasuk sejumlah penampilan gemilang serta catatan lima kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya satu kekalahan.
Namun, Bournemouth gagal mempertahankan performa tersebut selama musim dingin, menjalani 11 pertandingan tanpa kemenangan dari November hingga awal 2026, sebelum akhirnya meraih kemenangan atas Tottenham Hotspur (3-2).
Kemenangan tersebut menjadi awal dari rangkaian 10 pertandingan tanpa kekalahan Bournemouth di Liga Premier, dengan empat kemenangan dan enam hasil imbang yang mengangkat mereka ke posisi ke-10 klasemen.
Kini, dengan hanya delapan pertandingan tersisa, Bournemouth masih memiliki peluang kecil untuk lolos ke kompetisi Eropa, terutama karena posisi kedelapan masih berpotensi mendapatkan tiket di akhir musim.
Kemenangan akan cukup untuk membawa Bournemouth melampaui Everton dan naik ke posisi kedelapan, setidaknya sebelum pertandingan akhir pekan dimulai.
Namun, mereka harus mengakhiri tren empat hasil imbang beruntun untuk meraih tiga poin penuh.
Ketidakmampuan mengubah hasil imbang menjadi kemenangan menjadi masalah konsisten bagi tim asuhan Andoni Iraola musim ini, terbukti dengan tidak ada tim yang mencatat hasil imbang lebih banyak dari Bournemouth (14 kali) di liga.
The Cherries akan mencoba mengambil kepercayaan diri dari pertemuan terbaru melawan Manchester United, setelah meraih dua kemenangan dan tiga hasil imbang dalam lima pertemuan kompetitif terakhir, termasuk hasil imbang dramatis 4-4 pada awal musim ini.
Namun demikian, Manchester United tampaknya telah bangkit dari periode sulit di bawah Erik ten Hag dan Ruben Amorim, yang juga mencakup hasil-hasil tersebut melawan Bournemouth.
Sejak penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih sementara pada pertengahan Januari, tidak ada tim yang meraih poin lebih banyak dari Manchester United (22 poin).
Di bawah Carrick, Man United mencatat tujuh kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya satu kekalahan dari sembilan pertandingan, termasuk kemenangan penting atas Manchester City (3-1), Arsenal (3-2), dan Aston Villa (3-1).