olahraga

Mengenal Profil Michael Sianipar Ketua Umum FFI, Sosok Muda Dibalik Kebangkitan Futsal Indonesia

Selasa, 10 Februari 2026 | 09:06 WIB
Michael Sianipar (merdeka)

Pada 2017, Michael dan timnya terlibat aktif mendukung lima kandidat gubernur di berbagai provinsi.

Empat di antaranya berhasil terpilih—Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, dan Nusa Tenggara Barat—dan Michael turut membantu jalannya pemerintahan di daerah-daerah tersebut.

Perjalanan Politik hingga ke Dunia Olahraga

Pada tahun 2022, ia resmi bergabung dengan Partai Perindo dan dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara Umum hingga saat ini.

Michael juga sempat maju sebagai calon legislatif DPRD DKI Jakarta pada Pemilu 2024, meski belum berhasil terpilih. Namun langkah politik tersebut tak menghentikan kiprahnya di dunia olahraga.

Pada 2024, Michael terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia periode 2024–2028.

Ia menjadi calon tunggal dan menggantikan Hary Tanoesoedibjo, menandai babak baru dalam kepemimpinan FFI.

Prestasi Nyata Futsal Indonesia di Era Kepemimpinan Michael

Kinerja Michael di FFI langsung terasa. Di bawah kepemimpinannya, Timnas Futsal Indonesia—khususnya sektor putra—mencapai lompatan prestasi yang signifikan bersama pelatih Hector Souto.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Timnas Futsal Putra Indonesia menembus final Piala Asia.

Meski akhirnya kalah dari Iran lewat adu penalti, status runner-up tetap menjadi pencapaian luar biasa mengingat dominasi Iran dan rekam jejak Indonesia sebelumnya.

Tak berhenti di situ, Indonesia juga mencetak sejarah dengan meraih medali emas SEA Games 2025—emas pertama di cabang futsal putra.

Skuad Garuda juga kembali berjaya di tingkat regional dengan menjuarai Piala AFF Futsal 2024, mengakhiri penantian panjang sejak terakhir kali meraihnya pada 2010.

Di level internasional, Indonesia sukses menjuarai CFA International Futsal Tournament 2025 di China, meski tampil tanpa kekuatan penuh. Prestasi tersebut menunjukkan kedalaman skuad dan peningkatan kualitas permainan.

Michael juga aktif membuka panggung internasional di dalam negeri. Sepanjang 2025, FFI dua kali menggelar turnamen 4 Nations World Series di Jakarta, menghadirkan tim-tim kuat seperti Argentina, Jepang, Belanda, Latvia, Tanzania, dan Arab Saudi.

Halaman:

Tags

Terkini