KLIK SAJA - Dua tim yang sama-sama menelan kekalahan pada laga pembuka Piala Afrika (Africa Cup of Nations/AFCON), Uganda dan Tanzania, akan saling berhadapan pada hari Sabtu waktu setempat di Stade El Barid, Rabat.
Kekalahan bagi salah satu tim dapat berarti tersingkir lebih awal dari turnamen paling bergengsi di Afrika tersebut, sehingga kedua tim tentu bertekad keras untuk menghindari skenario tersebut.
Uganda, yang dijuluki The Cranes, tidak mengawali kiprah mereka di Piala Afrika dengan baik setelah kalah 1-3 dari Tunisia pada laga pertama turnamen.
Menghadapi ancaman tersingkir lebih dini, pasukan Paul Put akan berusaha keras untuk menundukkan Tanzania pada Sabtu nanti. Namun, performa terkini mereka tidak terlalu meyakinkan.
Kekalahan dari Tunisia menjadi kekalahan ketiga Uganda dalam empat pertandingan terakhir di semua ajang, dengan hanya satu kemenangan dalam periode tersebut.
Situasinya bahkan lebih mengkhawatirkan di ajang AFCON, di mana Uganda telah kalah enam kali dalam sembilan pertandingan terakhir mereka di kompetisi ini.
Menjelang laga ini, Uganda berupaya menghindari tiga kekalahan beruntun untuk pertama kalinya sejak November 2023.
Selain itu, kekalahan akan sangat merugikan peluang mereka untuk lolos ke babak berikutnya, mengingat Nigeria sudah menanti pada laga terakhir fase grup.
Meski demikian, Uganda tetap memiliki keyakinan saat menghadapi lawan yang juga tengah kesulitan menemukan performa terbaik.
Memang, Tanzania sedang mengalami periode sulit. Mereka gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi (dua kali imbang dan enam kali kalah), dengan lima laga terakhir berakhir dengan kekalahan.
Kekalahan dari Nigeria pada Selasa lalu memperpanjang penantian Tanzania untuk meraih kemenangan perdana di ajang AFCON, yang kini sudah mencapai 10 pertandingan, dengan catatan tiga kali imbang dan tujuh kekalahan.
Untuk menemukan kemenangan terakhir tim asuhan Hemed Suleiman, kita harus kembali ke awal Agustus, ketika mereka menang tipis 2-1 atas Madagaskar.
Meski demikian, Taifa Stars menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di lini serang dengan mencetak empat gol dalam dua pertandingan terakhir, termasuk satu gol ke gawang Nigeria, setelah sebelumnya gagal mencetak gol dalam tiga laga berturut-turut.