KLIK SAJA - Menjadi sorotan pada pekan ke-14 Serie A, dua raksasa Italia, Napoli dan Juventus, akan bertemu dalam laga besar di Stadion Maradona pada Minggu waktu setempat.
Kedua tim tengah kembali menemukan performa terbaik dalam beberapa pekan terakhir, dan kini mereka dipertemukan oleh dua pelatih yang justru lebih akrab bagi para pendukung lawan.
Juara bertahan Serie A, Napoli, tampaknya mulai menemukan kembali ritme permainan mereka setelah melakukan perubahan formasi dan personel—perubahan yang sebagian besar terpaksa dilakukan karena banyaknya pemain absen.
Skuad Partenopei yang musim lalu meraih Scudetto sempat kesulitan tampil konsisten, namun kini mereka mencatat empat kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Setelah menaklukkan Atalanta BC dan Qarabag di Liga Champions, mereka kemudian memenangkan Derby del Sole pekan lalu.
Gol brilian David Neres memastikan kemenangan atas Roma dan membawa Napoli sejajar dengan AC Milan di puncak klasemen.
Kemudian, pada Kamis lalu, Napoli melaju ke perempat final Coppa Italia meski hanya bermain imbang dengan Cagliari.
Mereka akhirnya lolos lewat adu penalti dramatis, di mana Vanja Milinkovic-Savic tampil sebagai pahlawan dengan menyelamatkan dan mengeksekusi penalti.
Sebagai salah satu dari tujuh tim yang hanya dipisahkan oleh beberapa poin di papan atas klasemen Serie A, Napoli kini akan memainkan laga kandang terakhir mereka pada 2025.
Mereka tercatat terakhir kali kalah di Stadion Maradona satu tahun lalu.
Sejak itu, mereka mengoleksi 15 kemenangan dan lima hasil imbang. Jika kembali terhindar dari kekalahan pada Minggu ini,
Partenopei akan menutup satu tahun kalender tanpa kekalahan kandang di liga untuk pertama kalinya sejak 1987.
Karena itu, Antonio Conte tentu ingin mencatatkan sejarah baru saat menghadapi klub yang pernah ia bela sebagai pemain pada 1991–2004, sebelum kemudian membawa mereka meraih tiga Scudetto beruntun sebagai pelatih.
Menariknya, ini akan menjadi pertemuan pertama Conte dengan Luciano Spalletti—sesama mantan pelatih timnas Italia.