KLIK SAJA - Dengan risiko menelan kekalahan ketiga secara beruntun di semua kompetisi, Tottenham Hotspur yang sedang limbung akan menjamu Fulham yang tampil tidak konsisten dalam derby London Premier League pada Sabtu malam waktu setempat
The Lilywhites baru saja kalah telak dalam laga delapan gol melawan Paris Saint-Germain di tengah pekan, sementara Fulham meraih kemenangan tipis 1-0 atas Sunderland akhir pekan lalu.
Kebobolan gol demi gol sejak jeda internasional berakhir, Tottenham rata-rata kemasukan satu gol setiap 20 menit dalam dua laga terakhir mereka, di mana Arsenal dan PSG sukses berpesta gol ke gawang sang juara bertahan Liga Europa itu.
Pasukan Thomas Frank sebenarnya tampil cukup baik dalam penyerangan saat bertandang ke Parc des Princes pada Rabu malam, namun mereka tetap tak kuasa menahan dominasi PSG yang dipimpin Vitinha. Hat-trick gelandang Portugal itu membawa sang juara Liga Champions menang 5-3.
Meski demikian, performa Spurs di Paris jauh lebih baik dibanding kekalahan 4-1 mereka dalam derby London Utara melawan Arsenal.
Namun empat kekalahan dan hanya satu kemenangan dalam enam laga terakhir tetap menghadirkan gambaran suram bagi tim.
Kendati demikian, sang tuan rumah yang kini berada di peringkat kesembilan hanya tertinggal tiga poin dari posisi empat besar.
Terlepas dari kritik atas lemahnya pola build-up mereka, koleksi 10 gol dalam empat pertandingan terakhir bukanlah sesuatu yang dapat diremehkan.
Namun masalah besar Spurs justru terjadi di kandang sendiri. Mereka mencatatkan rekor kandang terburuk kedua di Premier League musim 2025-26 dengan hanya lima poin dari enam laga—lebih baik hanya dari Wolverhampton Wanderers yang berada di dasar klasemen (1 poin).
Wolves adalah satu-satunya tim dengan perolehan poin kandang lebih buruk dari Spurs, tetapi mereka juga menjadi satu-satunya tim dengan rekor tandang lebih jelek dari Fulham.
Tim Marco Silva itu masih menunggu kemenangan tandang pertama mereka musim ini.
Dari enam laga tandang Premier League musim 2025-26, lima di antaranya berakhir dengan kekalahan—satu-satunya hasil positif adalah imbang 1-1 kontra Brighton & Hove Albion pada pekan pembuka.
Beruntung bagi Fulham, performa kandang mereka cukup stabil untuk menjauhkan diri dari zona degradasi.
Gol telat Raul Jimenez pekan lalu sukses menenggelamkan asa Eropa Sunderland dan membawa Fulham menang 1-0, mengangkat tim ke posisi 15 dengan jarak tiga poin dari zona merah.