Bagi publik, ini jadi sinyal bahwa PSSI mulai menata jalur pembinaan lebih terstruktur. Pelatih dengan rekam jejak jelas diapresiasi.
Visi Jangka Panjang Dari Kelompok Umur ke Tim Senior
Dalam konferensi pers, Nova menyampaikan visinya sejak hari pertama ditunjuk memimpin U-17 dengan mencetak pemain yang siap ke tim senior.
Untuknya, kelompok umur bukan sekadar ajang turnamen, tetapi pilar pembibitan masa depan.
Baca Juga: Prediksi Burnley Vs Chelsea, Upaya The Blues Memangkas Jarak dengan Pemuncak Klasemen
Nova percaya pembinaan tidak boleh terputus dari satu level ke level berikutnya.
Karena itu, naik ke U-20 adalah lanjutan dari misi panjang, bukan sekadar promosi jabatan.
Ia ingin memastikan pemain muda tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga punya mental turnamen internasional.
Visi ini penting karena selama bertahun-tahun, kontinuitas pembinaan sering menjadi masalah di sepak bola Indonesia.
Nova mencoba memperbaikinya pelan-pelan dan sistematis.
BTN Menilai Nova Punya 'Tiga Senjata Utama'
Sumardji selaku Ketua BTN menyebut tiga alasan kunci pemilihan Nova prestasi, cara kerja, dan konsistensi.
Menurutnya, Nova bukan hanya pandai meramu strategi, tetapi sangat teliti dalam manajemen tim usia muda.
Konsistensinya dalam menjaga ritme pembinaan dipuji karena jarang dimiliki pelatih pada jenjang kelompok umur.