olahraga

Prediksi Fiorentina Vs Juventus, Saatnya Bianconeri Bangkit Kala Jumpa La Viola

Jumat, 21 November 2025 | 07:34 WIB
Fiorentina Vs Juventus (one football)

KLIK SAJA - Setelah awal musim yang tersendat di bawah manajemen baru, Juventus berupaya menghidupkan kembali kampanye Serie A mereka pada Sabtu ini, ketika mereka bertandang ke markas juru kunci Fiorentina di Stadio Franchi.

Sementara Juve masih kesulitan memenuhi ekspektasi musim ini, tuan rumah justru memasuki jeda internasional tanpa satu pun kemenangan liga.

Mengambil tiga poin dari “korban favorit” mereka saja sudah di luar jangkauan Juventus pada laga terakhir, ketika klub tersukses di Italia itu gagal mengalahkan rival sekota, Torino, sehingga tetap tertahan di peringkat keenam klasemen Serie A.

Meski babak kedua berlangsung lebih terbuka, Derby della Mole berakhir tanpa gol, dengan duet Juve Kenan Yildiz dan Weston McKennie menjadi dua pemain yang paling dekat memecah kebuntuan di Turin.

Setelah kemenangan yang sudah lama ditunggu melawan Cremonese dan hasil imbang 1-1 kontra Sporting Lisbon, tidak banyak tanda-tanda kebangkitan dari Si Nyonya Tua.

Pelatih baru Bianconeri, Luciano Spalletti, memang belum terkalahkan sejauh ini, namun tim yang baru ia warisi hanya meraih dua kemenangan dari 12 laga terakhir.

Dengan hanya mengumpulkan tiga poin dari empat laga Liga Champions, Spalletti menghadapi tugas besar: lolos ke fase gugur dan mengamankan posisi empat besar Serie A adalah target minimum.

Baca Juga: Prediksi Burnley Vs Chelsea, Upaya The Blues Memangkas Jarak dengan Pemuncak Klasemen

Pelatih yang terkenal akan kecerdasannya itu kini harus kembali ke tanah kelahirannya di Tuscany, berharap bisa menumbangkan rival sekota dari mantan klubnya, Empoli — dan baik dirinya maupun timnya tidak akan mendapat sambutan ramah di sana.

Beragam alasan—termasuk sejarah panjang pemain bintang yang pindah dari Florence ke Turin, terutama Roberto Baggio—membuat para pendukung Fiorentina memiliki tingkat kebencian yang sangat tinggi kepada Juventus.

Namun fokus utama mereka pekan ini adalah mengakhiri rangkaian tanpa kemenangan yang begitu panjang di Serie A, setelah awal musim yang benar-benar buruk.

Menyusul kegagalannya memperbaiki kelemahan tim, Stefano Pioli harus mengakhiri masa jabatannya untuk kedua kali. Eks pelatih Torino, Paolo Vanoli, pun ditunjuk sebagai pengganti.

Debut Vanoli di pinggir lapangan datang saat menghadapi sesama tim papan bawah, Genoa—yang juga baru mengganti pelatih—namun ia gagal memberikan dampak instan.

Setelah bangkit dari ketertinggalan satu gol, Fiorentina kembali kebobolan dan harus puas bermain imbang 2-2. Mereka kini memiliki rekor pertahanan terburuk di Serie A.

Halaman:

Tags

Terkini