KLIK SAJA - Untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, Bayer Leverkusen akan kembali berhadapan dengan Paris Saint-Germain (PSG) di ajang Liga Champions.
Pertemuan seru ini akan berlangsung di BayArena pada matchday ketiga, Selasa malam waktu setempat.
Skuad Werkself saat ini berada di peringkat ke-25 dalam klasemen fase liga setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan PSV Eindhoven pada laga sebelumnya.
Di sisi lain, sang juara bertahan PSG tampil sempurna dengan dua kemenangan beruntun, termasuk hasil gemilang ketika membalikkan keadaan dan menundukkan Barcelona 2-1 pada matchday kedua.
Leverkusen menunjukkan daya juang luar biasa di laga pembuka ketika dua kali bangkit dan menahan imbang FC Copenhagen 2-2.
Namun, di pertandingan kedua, mereka gagal mempertahankan keunggulan babak kedua saat menghadapi PSV.
Tim asuhan Kasper Hjulmand kini berusaha menghindari catatan tanpa kemenangan di tiga laga pembuka Liga Champions — sesuatu yang terakhir kali terjadi pada tahun 2016, ketika mereka hanya meraih tiga hasil imbang beruntun.
Sejak menutup perjalanan Eropa musim 2024 dengan dua kemenangan, Leverkusen baru mencatat satu kemenangan dari enam laga Eropa yang dimainkan sepanjang tahun ini.
Walau demikian, ada catatan positif: mereka tidak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir melawan klub asal Prancis di fase kompetisi ini.
Kondisi di Bundesliga juga cukup menjanjikan. Di bawah komando Hjulmand, Leverkusen belum terkalahkan sejak menggantikan Erik ten Hag dan kini mencatat dua kemenangan beruntun di liga domestik, termasuk laga penuh drama saat menundukkan Mainz 4-3 akhir pekan lalu.
Keunggulan utama Leverkusen adalah kekuatan mereka di kandang. Dari 17 laga fase grup terakhir di kompetisi Eropa, mereka hanya kalah sekali.
Bahkan musim lalu, Leverkusen menyapu bersih empat laga kandang di fase liga tanpa kebobolan satu gol pun.
Meski sempat kehilangan beberapa pemain kunci, PSG tetap menunjukkan mental juara.