olahraga

Penduduk Cuma 525.000 Jiwa dan Terpencil! Cape Verde Berhasil Lolos Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Oktober 2025 | 22:03 WIB
Para pemain Cape Verde rayakan kelolosan ke Piala Dunia (rnztools)

KLIK SAJA - Tanjung Verde atau Cape Verde resmi mencatat sejarah sebagai negara kedua terkecil yang berhasil lolos ke Piala Dunia, setelah tim nasional mereka menaklukkan Eswatini dengan skor 3-0 di kandang sendiri pada (13/10)

Kemenangan ini memastikan timnas yang memiliki julukan Blue Sharks meraih posisi puncak klasemen grup kualifikasi mereka, sekaligus mengamankan satu tiket menuju putaran final Piala Dunia 2026, menyingkirkan raksasa Afrika seperti Kamerun.

Gol pertama dicetak oleh Dailon Livramento di awal babak kedua melalui bola liar di depan gawang.

Tak lama kemudian, Willy Semedo menggandakan keunggulan lewat sepakan voli yang indah.
Pemain bertahan senior, Stopira, menutup pesta gol dengan gol ketiga di masa tambahan waktu, disambut sorak-sorai meriah dari sekitar 15.000 penonton di Stadion Nasional Praia.

Tanjung Verde merupakan negara kepulauan terpencil yang terdiri dari 10 pulau di Samudra Atlantik, dengan populasi hanya sekitar 525.000 jiwa berdasarkan data terbaru Bank Dunia.

Negara ini merdeka dari Portugal pada tahun 1975, dan pertama kali mencoba lolos ke Piala Dunia pada edisi 2002 di Jepang dan Korea Selatan.

Dalam beberapa tahun terakhir, mereka dikenal sebagai kuda hitam di ajang Piala Afrika (AFCON) — berhasil mencapai perempat final pada debut mereka di tahun 2013 dan kembali mengulang pencapaian tersebut pada 2023.

Saat ini, Cape Verde menempati peringkat ke-70 dunia versi FIFA.

Sebagai catatan, hanya Islandia yang memiliki populasi lebih kecil namun pernah lolos ke Piala Dunia, yakni pada tahun 2018 di Rusia.

Kemenangan 1-0 atas Kamerun bulan lalu di ibu kota Praia membuat posisi Tanjung Verde kokoh di puncak Grup D, dan mereka hanya membutuhkan satu kemenangan dari dua laga tersisa untuk memastikan tiket ke turnamen di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Kesempatan pertama untuk memastikan kelolosan sempat gagal pekan lalu, ketika mereka hanya bermain imbang 3-3 melawan Libya di Tripoli.

Padahal, mereka sudah bangkit dari ketertinggalan dua gol sebelum sebuah keputusan offside kontroversial menganulir gol kemenangan di masa tambahan waktu.

Namun, di laga melawan Eswatini yang belum pernah menang, para pemain Cape Verde tak lagi menyia-nyiakan peluang.

Mereka tampil dominan dan akhirnya menjadi negara Afrika keenam yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.

Halaman:

Tags

Terkini