KLIK SAJA - Berusaha bangkit setelah hasil mengecewakan, tim nasional Amerika Serikat akan menjamu Jepang dalam laga persahabatan di Lower.com Field, Columbus, pada Selasa waktu setempat.
Pertandingan ini menjadi pertemuan keempat sepanjang sejarah antara kedua negara.
Pada Sabtu lalu, Amerika Serikat harus mengakui keunggulan Korea Selatan dengan skor 0-2, sementara Jepang hanya bermain imbang tanpa gol melawan Meksiko dalam uji coba di Oakland Coliseum.
Amerika Serikat kembali menunjukkan kerentanan di lini pertahanan dan kurangnya kekompakan, yang akhirnya dimanfaatkan oleh Korea Selatan.
Permainan Amerika Serikat cenderung membosankan dan mudah ditebak, sementara lini pertahanan lambat dalam menutup pergerakan.
Kekalahan tersebut menambah catatan buruk mereka dengan tiga kekalahan beruntun di laga persahabatan, kebobolan enam gol dan hanya mencetak satu gol.
Catatan ini jelas menjadi kekhawatiran besar mengingat Piala Dunia tinggal kurang dari satu tahun lagi dan akan digelar di kandang sendiri.
Sejak ditangani Mauricio Pochettino, Amerika Serikat sudah kalah enam kali dari 13 pertandingan pada tahun ini, dengan tujuh laga hanya mampu mencetak satu gol atau bahkan tanpa gol.
Kekalahan tersebut juga menandai kali keempat sepanjang sejarah tim ini menelan enam kekalahan dalam satu tahun kalender, terakhir kali terjadi pada 2011.
Meski demikian, Amerika masih menyimpan catatan positif melawan tim Asia dengan meraih tiga kemenangan dari empat laga terakhir, termasuk mengalahkan Arab Saudi 1-0 di Gold Cup musim panas lalu.
Laga kontra Jepang nanti akan menjadi kali kedua Amerika Serikat menghadapi Samurai Biru di tanah sendiri. Pada pertemuan sebelumnya di San Francisco pada Februari 2006, Amerika menang 3-1.
Sementara itu, Jepang harus mengakhiri tren empat kemenangan beruntun di semua ajang setelah gagal mencetak gol dalam tiga laga sepanjang tahun ini, termasuk saat ditahan imbang Meksiko.
Padahal, tim asuhan Hajime Moriyasu itu memiliki sejumlah peluang, terutama dari sisi sayap dalam transisi cepat, tetapi kurang tenang dalam penyelesaian akhir.
Meski begitu, lini pertahanan tetap menjadi kekuatan Jepang. Mereka mencatat lima clean sheet dalam enam laga terakhir dan hanya kebobolan dua gol dari delapan pertandingan sepanjang tahun ini.