KLIK SAJA - Laga besar Premier League akhir pekan ini mempertemukan juara bertahan Liverpool dengan Arsenal di Anfield, Minggu (31/8/2025) waktu setempat.
Pertandingan ini menjadi big match penentu awal perburuan gelar, dengan kedua tim sama-sama mempertaruhkan rekor sempurna.
Meski sama-sama mencatatkan tiga kemenangan beruntun, perjalanan keduanya berbeda. Liverpool unggul dalam urusan mencetak gol, tetapi lini pertahanan mereka masih menjadi sorotan.
Sebaliknya, Arsenal tampil lebih disiplin di belakang, meski tidak selalu tajam di depan.
Pertandingan Liverpool kontra Newcastle United awal pekan ini benar-benar menyajikan drama.
Di St James’ Park, The Reds sukses membuat tuan rumah patah hati setelah meraih kemenangan dramatis lewat gol remaja 17 tahun, Rio Ngumoha, pada menit ke-100.
Gol tersebut lahir setelah aksi brilian Dominik Szoboszlai yang mengecoh pertahanan lawan dengan umpan terobosan Mohamed Salah.
Kemenangan itu memperpanjang start sempurna Liverpool, meski lini pertahanan mereka kembali dipertanyakan. Arne Slot kini harus segera membenahi kelemahan di lini belakang, karena itulah yang membuat The Reds tertinggal dari Arsenal dan Tottenham di klasemen sementara.
Namun, ada peluang sejarah di Anfield. Liverpool hanya perlu mencetak satu gol untuk mencatatkan rekor klub baru: 37 laga beruntun di kasta tertinggi selalu mencetak gol.
Dari 40 laga Premier League di bawah Slot, Liverpool hanya gagal mencetak gol sekali saja.
Di sisi lain, Arsenal menunjukkan dua wajah berbeda dalam laga tandang ke Old Trafford dan laga kandang melawan Leeds United.
Jika di Old Trafford mereka tampil rapat di lini belakang, maka di Emirates mereka menampilkan pesta gol. Viktor Gyokeres mencetak dua gol, Jurrien Timber tampil gemilang, dan pemain muda Max Dowman mencatat debut mengesankan.
Kemenangan itu menempatkan Arsenal di ambang sejarah. Mereka bisa menjadi tim pertama dalam 101 tahun terakhir yang membuka musim dengan tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan.