KLIK SAJA Piala Dunia Antarklub sekali lagi menyajikan laga sengit antar raksasa Eropa pada Rabu malam waktu setempat, dimana Paris Saint-Germain dan Real Madrid saling berhadapan di semifinal kedua yang digelar di New Jersey.
Kebetulan. kedua tim berhasil menyingkirkan tim-tim kuat asal Jerman di perempat final untuk mencapai tahap ini, dalam pertarungan antara juara Liga Champions dua musim terakhir demi satu tempat di final melawan Chelsea atau Fluminense.
Sejak terpeleset saat melawan Botafogo di fase grup, PSG tampil melesat dalam tiga laga berikutnya menuju semifinal, termasuk kemenangan besar atas Bayern Munich pada hari Sabtu.
Meski harus bermain dengan sembilan orang di penghujung laga, pasukan Luis Enrique tetap mampu menambah satu gol untuk mengunci kemenangan 2-0 atas juara Bundesliga tersebut — yang menjadi kemenangan ketiga beruntun mereka tanpa kebobolan.
Laga pertama PSG di turnamen ini juga melawan tim asal Madrid, dan menjelang laga melawan Real kali ini, mereka tentu berharap bisa mengulangi performa seperti saat menumbangkan Atletico Madrid 4-0 di pertandingan pembuka.
Raksasa asal Prancis ini memang terbiasa mencetak kemenangan besar, seperti yang ditunjukkan dalam final Liga Champions saat membantai Inter Milan 5-0, dan mereka terus melanjutkan musim yang luar biasa dengan total 164 gol di semua kompetisi sejauh ini.
Pelatih Luis Enrique pernah memenangkan turnamen ini bersama Barcelona pada 2015, dan satu dekade berselang, PSG asuhannya kali ini menjadi favorit kuat untuk mengangkat trofi.
Namun, di hadapan mereka berdiri Real Madrid — tim yang kerap menjadi batu sandungan PSG dalam laga-laga besar Liga Champions selama dekade terakhir, terutama pada tahun 2022, saat Madrid bangkit dari ketertinggalan agregat 0-2 dan menyingkirkan PSG di babak 16 besar.
Kini, situasinya telah berubah di Real Madrid, dengan Xabi Alonso menggantikan Carlo Ancelotti, namun performa mereka tetap impresif dan belum terkalahkan di turnamen ini.
Selain hasil imbang yang sedikit mengecewakan melawan Al Hilal di laga pembuka, Real Madrid memenangkan empat laga lainnya di Piala Dunia Antarklub, memuncaki grup lewat kemenangan atas Pachuca dan Red Bull Salzburg.
Itu menempatkan mereka di jalur undian yang lebih sulit, namun mereka tetap mampu mengalahkan Juventus dan Borussia Dortmund — meskipun nyaris dikejutkan di laga terakhir.
Pertandingan perempat final melawan Dortmund semula tampak akan berakhir dengan kemenangan mudah bagi tim asuhan Alonso yang unggul 2-0 hingga waktu tambahan.
Bahkan setelah gol salto Kylian Mbappe membatalkan gol Maximilian Beier yang sempat memperkecil skor, laga masih tampak aman.
Namun, pelanggaran profesional yang dilakukan Dean Huijsen di kotak penalti membuatnya dikartu merah, dan Serhou Guirassy berhasil memperkecil ketertinggalan, sebelum Thibaut Courtois melakukan penyelamatan luar biasa atas peluang Marcel Sabitzer di menit ke-99 yang nyaris memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu.