Rosdilah dan Felicia de Zeeuw akan jadi motor pengatur tempo dari lini kedua.
Kelemahan utama Indonesia adalah kurangnya intensitas transisi bertahan dan kerap hilang momentum di lini tengah saat menghadapi tekanan tinggi.
Hal ini bisa sangat berbahaya saat menghadapi tim agresif seperti Taipei, yang biasa bermain dengan tempo tinggi dan pergerakan tanpa bola yang aktif.
Berbanding terbalik, China Taipei tampil sangat dominan di dua laga sebelumnya. Permainan mereka mengandalkan pressing agresif, pergerakan bola cepat, dan rotasi pemain yang fleksibel.
Dalam pola 4-3-3, mereka sangat solid dalam menyerang dari sisi sayap dan tajam di sepertiga akhir lapangan.
Trio depan Chen Jin-wen, Li Yi-wen, dan Su Yu-hsuan sejauh ini menjadi ancaman nyata, mencetak delapan dari sebelas gol Taipei sejauh ini.
Di lini tengah, Saki Matsunagi, pemain naturalisasi asal Jepang, menjadi jenderal lapangan yang mengatur tempo permainan dan build-up serangan dari lini belakang.
Lebih dari sekadar unggul teknik, tim Taipei juga menunjukkan disiplin taktik tinggi yang membuat mereka tidak hanya produktif, tapi juga nyaris tak tersentuh sejauh ini.
Prediksi Susunan Pemain
Indonesia (4-3-3):
Iris de Rouw (GK); Gea Yumanda, Safira Ika, Emily Nahon, Zahra Muzdalifah; Viny Silfianus, Felicia de Zeeuw, Rosdilah Nurrohmah; Sheva Imut, Isa Warps, Claudia Scheunemann.
Pelatih: Satoru Mochizuki.
China Taipei (4-3-3):
Wang Yu-ting (GK); Huang Ke-sin, Su Sin-yun, Hsin Hui Pu, Chen Ying-hui; Saki Matsunagi, Hsu Yi-yun, Tseng Yun-ya; Chen Jin-wen, Li Yi-wen, Su Yu-hsuan.
Pelatih: Chan Hiu-ming.