KLIK SAJA - Inter Miami akan menghadapi Porto di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, pada Kamis waktu setempat, dalam laga penting untuk memperebutkan posisi teratas Grup A sekaligus menjaga asa lolos ke babak gugur Piala Dunia Antarklub FIFA.
Saat ini, baik Inter Miami maupun Porto sama-sama mengoleksi satu poin bersama Al Ahly dan Palmeiras setelah pertandingan pertama Grup A berakhir tanpa pemenang.
Inter Miami gagal meraih kemenangan di laga pembuka mereka setelah ditahan imbang tanpa gol oleh raksasa Mesir, Al Ahly, dalam pertandingan yang berlangsung di Florida akhir pekan lalu.
Dalam laga penuh tensi dan aksi itu, penjaga gawang berusia 38 tahun, Oscar Ustari, menjadi pahlawan tim dengan mencatatkan delapan penyelamatan gemilang, termasuk satu momen krusial saat ia menggagalkan penalti Trezeguet menjelang turun minum.
Pelatih kepala Javier Mascherano mengakui bahwa "rasa gugup dan kecemasan" mengganggu permainan timnya di babak pertama, namun ia puas dengan semangat dan etos kerja anak asuhnya di paruh kedua.
Mascherano percaya bahwa timnya "bisa mengalahkan siapa pun" jika mampu mengulangi penampilan solid seperti babak kedua tersebut di laga-laga berikutnya.
Inter Miami memperoleh tiket ke Piala Dunia Antarklub setelah menjuarai MLS Supporters’ Shield 2024.
Namun, dalam dua laga sisa Grup A melawan Porto dan Palmeiras, mereka dipandang sebagai underdog, dan secara realistis membutuhkan setidaknya satu kemenangan untuk bisa finis di dua besar.
Bermain di Atlanta mungkin menjadi pertanda baik bagi Inter Miami, karena mereka pernah meraih kemenangan 2-1 atas Atlanta United di stadion yang sama tiga bulan lalu.
Di sisi lain, seperti Inter Miami, Porto juga bergantung pada aksi gemilang sang kiper untuk membawa pulang satu poin dalam laga pembuka mereka.
Claudio Ramos tampil impresif menggantikan kapten Diogo Costa yang cedera, dengan empat penyelamatan penting dalam hasil imbang 0-0 melawan Palmeiras di New Jersey pada hari Minggu.
Ramos membuat penyelamatan ganda yang luar biasa di penghujung babak pertama untuk menggagalkan peluang dari jarak dekat yang diciptakan oleh Richard Rios dan Mauricio.
Palmeiras mencatatkan total 39 sentuhan di dalam kotak penalti Porto—jumlah terbanyak yang dialami klub Portugal tersebut dalam satu pertandingan sejak Oktober tahun lalu.
Seusai laga, pelatih Martin Anselmi menegaskan bahwa “tidak ada lawan yang mudah” di Grup A dan para pemainnya harus tampil di “level tertinggi” jika ingin melaju ke fase gugur.