olahraga

Alasan Mengapa Pola Jersey Timnas Kroasia itu Papan Catur Merah Putih, Ada Sejarah Bangsa Dibaliknya

Sabtu, 7 Juni 2025 | 12:27 WIB
Timnas Kroasia saat tampil di final Piala Dunia 2018 dengan jersey pola catur kebanggaannya (wikipedia)

Beberapa artefak tertua yang menampilkan pola papan catur antara lain adalah escutcheon bintang Ekaristi dari tempat pembaptisan abad ke-11 di Split, serta ukiran bermotif papan catur pada menara lonceng Gereja St. Lucy di Jurandvor.

Motif serupa juga ditemukan pada arsitektur gereja-gereja abad pertengahan di Kroasia, seperti St. John of Nimfa di Pula, St. Vid di Kaštel, dan St. John di Biskupija, Pomer, sering kali berdampingan dengan motif khas Kroasia seperti anyaman (interlace).

Salah satu lambang kerajaan Kroasia tertua berasal dari tahun 1495 dan terletak di kota Innsbruck, Austria, tepatnya di bagian depan balai aula di Herzog-Friedrichstrasse 35.

Diduga bahwa lambang ini muncul berkat pengaruh Kaisar Maximilian I, yang juga memunculkan sejumlah lambang serupa yang kini masih ditemukan di Jerman dan Austria.

Diyakini pula bahwa jumlah lambang Kroasia yang bertahan dari era kekuasaan Habsburg tidak terlepas dari Perjanjian Pressburg yang ditandatangani pada 7 November 1491.

Perjanjian ini memberikan hak waris atas tahta Hongaria-Kroasia kepada dinasti Habsburg jika dinasti Jagiellonian tidak memiliki keturunan laki-laki yang sah.

Selain itu, Maximilian I diizinkan mempertahankan gelar Raja Hongaria (dan Kroasia), sehingga kemungkinan ia mendorong munculnya lambang papan catur Kroasia, jika memang belum ada sebelumnya.

Meski demikian, Habsburg baru benar-benar naik takhta sebagai raja Hongaria-Kroasia setelah pemilihan di Cetin tahun 1527, sehingga kemungkinan besar dinasti Jagiellonian-lah yang sebenarnya mulai menggunakan simbol ini.

Gereja Konkatedral Maria Diangkat ke Surga di Senj memiliki relief dari tahun 1491 yang menampilkan lambang bangsawan lokal Ludovik Perović, yang menggunakan pola papan catur 5x5 atau 5x6 khas Kroasia.

Uang koin yang dicetak oleh Nicholas dari Ilok antara tahun 1472 dan 1475 juga menampilkan pola papan catur berbentuk belah ketupat, meskipun bentuk ini lebih umum dikaitkan dengan ikonografi Patriark Aquileia, Louis of Teck.

Dalam beberapa interpretasi, warna putih dan merah dikaitkan dengan "Kroasia Putih" dan "Kroasia Merah".

Ada pula keyakinan bahwa warna bidang pertama pada lambang menunjukkan status negara: bidang putih pertama sebagai simbol kemerdekaan, dan bidang merah pertama sebagai simbol posisi bawahan.

Namun, makna ini merupakan tafsir modern dan tidak didukung oleh bukti sejarah yang lebih awal.

Pola papan catur ini juga sangat populer dalam budaya olahraga Kroasia, sering digunakan pada jersey tim nasional Kroasia dan fitur nasional lainnya.

Motif ini juga banyak ditemukan pada berbagai suvenir wisata.

Halaman:

Tags

Terkini