olahraga

PSG Sabet Trofi Liga Champions Pertama Kali Usai Bungkam Inter Milan 5-0: Pembantaian Cattenacio di Allianz Arena

Minggu, 1 Juni 2025 | 07:47 WIB
Para Pemain PSG rayakan kemenangan liga Champions (all football)

KLIK SAJA - Tim fenomenal Paris Saint-Germain akhirnya meraih mimpi mereka di Liga Champions dengan menaklukkan Inter Milan yang tampil mengecewakan dengan skor telak 5-0 dalam laga final hari Minggu di Allianz Arena, Munich.

Hanya satu tim yang benar-benar hadir di babak pertama, yakni PSG, saat Achraf Hakimi dan Desire Doue yang tampil memukau membawa Les Parisiens unggul 2-0 dalam 20 menit pertama yang sangat layak mereka dapatkan.

Pasukan Simone Inzaghi tampil lemah, kalah taktik, kalah fisik, dan kalah bermain sepanjang 45 menit pertama.

Pada partai ini, seolah filosofi cattenacio ala Inter sudah punah ditelan kecepatan para pemain PSG.

Mesin tekanan PSG tidak mengendur di babak kedua. Pemain muda berusia 19 tahun, Doue, mencetak gol keduanya sekaligus gol ketiga PSG untuk mengukir sejarah baru.

Belum pernah ada pemain yang secara langsung berkontribusi pada tiga gol dalam satu final Liga Champions—hingga Doue melakukannya di Allianz Arena.

Namun PSG belum puas. Khvicha Kvaratskhelia turut ambil bagian dalam pesta gol dan mencetak satu gol.

Tidak berhenti di angka empat, PSG kembali merobek pertahanan Inter yang berantakan, dan rekan sesama pemain 19 tahun, Senny Mayulu, menutup kemenangan lima gol tanpa balas.

Partai ini menjadi kemenangan terbesar dalam sejarah final Liga Champions.

Siapa yang butuh Lionel Messi? Siapa yang butuh Kylian Mbappé? Siapa yang butuh Neymar? Ketika para bintang besar gagal membawa PSG meraih kejayaan di Liga Champions.

Justru sekelompok pemain muda rendah hati justru berhasil menaklukkan Eropa dengan cara yang luar biasa.

Seringkali dikenal sebagai tim bertabur individu ketimbang kolektif yang solid, sang juara abadi Ligue 1 ini telah berubah total di bawah arahan Luis Enrique—sebuah penunjukan yang terbukti sangat brilian dari manajemen klub.

Begitu enak dilihat, begitu pekerja keras, dan sangat kejam saat peluang datang, para pemain muda Les Parisiens sama sekali tidak gentar menghadapi besarnya panggung final ini.

Mereka pantas menyandang gelar Raja Eropa.

Halaman:

Tags

Terkini