KLIK SAJA - Chelsea akan berusaha menjadi tim pertama yang meraih kemenangan di keempat kompetisi utama klub UEFA saat menghadapi raksasa Spanyol, Real Betis, dalam final UEFA Conference League pada Kamis, 29 Mei 2025 pukul 02.00 WIB di Wroclaw, Polandia.
Skuad asuhan Enzo Maresca melenggang mulus ke final setelah menyingkirkan klub Swedia, Djurgardens IF, di babak semifinal.
Sementara itu, Real Betis menggagalkan ambisi Fiorentina untuk kembali tampil di final.
Meski trofi Conference League adalah pencapaian membanggakan, hadiah utama berupa tiket ke Liga Champions jauh lebih menggoda—dan Chelsea berpeluang menutup musim transisi 2024–25 dengan meraih keduanya.
Berkat kemenangan penting di laga terakhir Liga Premier melawan Nottingham Forest.
Menghadapi Forest dalam pertandingan krusial pekan ke-38 yang juga menentukan posisi tiga tim lain dalam perebutan tiga tiket Liga Champions tersisa, Chelsea memastikan satu tempat di kompetisi paling bergengsi di Eropa itu lewat gol Levi Colwill di babak kedua.
Kemenangan 1-0 atas tim asuhan Nuno Espirito Santo cukup bagi The Blues untuk finis di posisi keempat Liga Premier, tanpa tergantung pada hasil pertandingan lain.
Dengan tiket Liga Champions sudah di tangan, hasil pertandingan final Conference League ini tidak lagi menentukan nasib Chelsea di Eropa musim depan. Namun, sejarah tetap menjadi taruhannya.
Chelsea, yang telah menjuarai Liga Champions, Liga Europa, dan Piala Super UEFA, berpeluang menjadi klub pertama yang memenangi keempat turnamen utama UEFA.
Final ini adalah penampilan ke-13 mereka di partai puncak kompetisi Eropa, dengan delapan kemenangan dari dua belas sebelumnya.
Chelsea tampil sebagai unggulan sejak awal musim Conference League ini dan sebagian besar memenuhi ekspektasi, meski sempat terpeleset saat melawan Servette dan Legia Warsaw.
Namun, laga melawan Real Betis akan menjadi ujian terberat mereka di kompetisi kasta ketiga UEFA ini.
Bagi Real Betis, ini akan menjadi final Eropa pertama sepanjang sejarah klub. Meski begitu, mereka ditangani oleh pelatih berpengalaman, Manuel Pellegrini, yang pernah menjuarai Liga Premier.
Musim ini, ia berhasil menghidupkan kembali karier Isco dan Antony, dua pemain kunci dalam perjalanan Betis ke final.