KLIK SAJA - Sang juara baru Premier League akan menjamu rival yang baru saja gagal di Liga Champions hari Minggu, 11 Mei 2025 pukul 22.30 WIB, saat Liverpool menyambut Arsenal di Anfield.
Kendati duel ini mempertemukan dua tim papan atas, laga ini relatif tidak menentukan bagi The Reds, sehingga terkesan anti klimaks.
Sebaliknya, Arsenal asuhan Mikel Arteta masih berpotensi mengalami kehancuran besar dan gagal lolos ke Liga Champions musim depan, setelah kembali tersingkir secara menyakitkan di Eropa, kali ini di Paris.
Liverpool sendiri baru saja menelan kekalahan yang mungkin menjadi salah satu kekalahan paling "tidak berarti" dalam sejarah klub, saat tim rotasi Arne Slot dikalahkan Chelsea 1-3.
Enzo Fernandez membuka skor, sebelum gol bunuh diri lucu dari Jarell Quansah dan gol Cole Palmer membuat sundulan Virgil van Dijk hanya menjadi hiburan semata.
Namun, hasil akhir pekan lalu tak membuat fans Liverpool kehilangan tidur. Kini, fokus mereka adalah mengumpulkan poin setinggi mungkin.
Jika bisa menyapu bersih tiga laga tersisa, Liverpool akan menembus angka 90 poin musim ini. Ini juga menjadi "tour perpisahan" bagi Trent Alexander-Arnold yang telah dikonfirmasi akan meninggalkan klub, dan akan duduk di bangku cadangan dalam laga Minggu nanti.
Slot dan anak asuhnya tengah memburu kemenangan kandang kedelapan secara beruntun di Premier League.
Sejak kekalahan mengejutkan dari Nottingham Forest pada bulan September, Liverpool sudah mencetak minimal dua gol dalam 14 dari 15 laga kandang terakhir mereka.
Fakta ini seharusnya menjadi perhatian serius bagi Arsenal yang baru-baru ini menunjukkan kurangnya ketajaman, terutama saat tersingkir dari PSG di semifinal Liga Champions.
Kegagalan meraih hasil di Paris bukan hal baru bagi The Gunners, yang terakhir kali tampil di final Eropa adalah pada 2006.
Kali ini, mereka kembali membuang peluang di babak pertama, dan akhirnya tersingkir dengan agregat 1-3 dari PSG.
Arteta dengan percaya diri menyebut timnya yang terbaik di semifinal, namun realitanya mereka kini menelan tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi, termasuk kekalahan 1-2 dari Bournemouth di Premier League.
Arsenal kini telah gagal menang di 10 laga EPL musim ini meskipun sempat unggul lebih dulu — rekor buruk dalam sejarah klub — dan kehilangan total 21 poin dari posisi menang.