olahraga

Manchester United Harus Bayar Mahal Casemiro Jika Juara Liga Europa

Minggu, 4 Mei 2025 | 08:43 WIB
Casemiro tampil hebat sepanjang Liga Europa (Getty)

KLIK SAJA - The Red Devils hampir dipastikan melaju ke final Liga Europa 2024-25 usai meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Athletic Bilbao dalam leg pertama semifinal yang digelar Kamis malam lalu.

Selama pasukan Ruben Amorim tidak mengalami kekalahan telak di kandang sendiri pekan depan, mereka akan melangkah ke partai puncak menghadapi salah satu dari Tottenham Hotspur atau Bodo/Glimt—yang kemungkinan besar akan menjadi Spurs.

Tim asal London tersebut membawa keunggulan 3-1 saat bertandang ke Norwegia untuk leg kedua, membuka peluang final sesama tim Inggris yang akan digelar di Stadion San Mames, Bilbao, pada 21 Mei mendatang.

Kemenangan di final akan menjadi penyelamat secara finansial bagi kedua klub, mengingat hasil buruk mereka di Premier League musim ini.

Gelar juara Liga Europa akan membawa sang juara kembali ke Liga Champions musim depan. Namun bagi Manchester United, keberhasilan ini bisa berujung pada konsekuensi finansial tersendiri.

Menurut laporan The Mirror, kemenangan di turnamen ini akan memicu klausul kenaikan gaji besar-besaran dalam kontrak Casemiro.

Gelandang asal Brasil yang sebelumnya membela Real Madrid ini saat ini menerima gaji tertinggi di klub, yakni 400.000 poundsterling per pekan.

Namun, gajinya kabarnya akan naik 25% jika United kembali ke Liga Champions—menjadikan upahnya melonjak menjadi 500.000 poundsterling per pekan, setara dengan yang diterima Cristiano Ronaldo saat kembali ke Old Trafford.

Casemiro akan memasuki tahun terakhir kontraknya pada musim panas ini, dan potensi kenaikan gaji fantastis tersebut bisa menjadi alasan manajemen klub untuk melepasnya.

Meski sempat dikritik tajam di awal musim, performa Casemiro mulai membaik belakangan ini, terutama di ajang Liga Europa.

Ia mencatatkan tiga assist dalam kemenangan dramatis 5-4 atas Lyon di leg kedua perempat final, dan mencetak satu gol di leg pertama semifinal melawan Bilbao.

Pelatih Ruben Amorim pun merasa bahwa pemain 33 tahun itu masih bisa memberi kontribusi besar musim depan—sebuah pandangan yang mungkin bertolak belakang dengan keinginan manajemen untuk mengurangi beban gaji klub.

Saat ditanya soal performa Casemiro yang meningkat, Amorim mengatakan, "Bukan hanya dari cara dia bermain, tapi dari caranya berlari. Kami punya data yang menunjukkan seberapa keras dia bekerja. Dia adalah contoh yang sangat baik."

"Bahkan Toby [Collyer] sempat bermain di depannya, tapi sekarang sulit untuk mencadangkan Casemiro. Ini pelajaran untuk semua pemain di Manchester United—tak peduli bagaimana masa lalumu, segalanya bisa berubah dalam sekejap."

Halaman:

Tags

Terkini